Jenazah Sandra Abu Sayyaf Tiba di Kampung Halaman, Isak Tangis Keluarga Pecah
Minggu, 11 Oktober 2020 - 20:26 WIB
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha mengatakan, almarhum La Ba'a tewas tertembak setelah terjadi kontak senjata antara militer Filipina dari kesatuan Joint Task Force Sulu dan 45th Batalyon Infantry dengan kelompok separatis tersebut di Kota Patikul, Provinsi Sulu, Mindanau, pekan lalu.
"La ba'a adalah satu dari lima WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf sejak Januari 2020 silam. Sebelumnya kelompok Abu Sayyaf menculik lima nelayan asal Sulawesi Tenggara pada Januari 2020," kata Judha.
Hingga saat ini, ujar Judha, masih ada empat WNI yang masih menjadi tawanan kelompok Abu Sayyaf. Keempat korban lainnya itu antara lain, Arsyad Dahlan (41), Riswanto Hayano (27), Edi Lawalopo (53), dan Syarizal Kastamiran (29). Mereka merupakan warga Kabupaten Buton.
"La ba'a adalah satu dari lima WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf sejak Januari 2020 silam. Sebelumnya kelompok Abu Sayyaf menculik lima nelayan asal Sulawesi Tenggara pada Januari 2020," kata Judha.
Hingga saat ini, ujar Judha, masih ada empat WNI yang masih menjadi tawanan kelompok Abu Sayyaf. Keempat korban lainnya itu antara lain, Arsyad Dahlan (41), Riswanto Hayano (27), Edi Lawalopo (53), dan Syarizal Kastamiran (29). Mereka merupakan warga Kabupaten Buton.
(awd)
Lihat Juga :