Aniaya Warganya Sendiri, Kades Sidagedungbatu Dipolisikan

Minggu, 11 Oktober 2020 - 19:51 WIB
Korban menunjukkan surat laporan ke polisi. Foto/SINDOnews/Ashadi Iksan
GRESIK - Warga Sidagedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Saniri melaporkan kepala desanya, Supar. Pria 40 tahun itu jadi korban pemukulan saat protes proyek pembangunan jalan desa.

(Baca juga: Jejak Bhatara Katong, Putra Brawijaya V Raja Terakhir Majapahit )

Tidak terima perbuatan itu, korban yang merupakan seorang dosen membawa kasus itu ke jalur hukum. Saat dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Sangkapura, Aiptu Basuki Darianto menjelaskan, kedua pihak pelapor maupun terlapor sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. "Sudah kami periksa," ungkapnya, Minggu (11/10/2020).

Saniri menjelaskan, bahwa dirinya hanya mengkritik pembangunan jalan desa di Dusun Pamona. Sayangnya, krititan itu dianggap ikut campur urusan pembangunan infrastruktur tersebut. (Baca juga: Wanita Cantik Sembunyikan Sabu Dalam Bra Ditangkap di Hang Nadim )

Nah, pelaku ternyata tidak terima. Korban dicegat saat melewati rumahnya. Korban dipukul hingga berulang kali. "Niat saya hanya mengusulkan kalau membangun jalan sekalian yang kuat dan tangguh," ujar Saniri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!