DPRD Morowali Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Morowali Tahun Anggran 2019
Rabu, 15 April 2020 - 16:25 WIB
Sementara itu, Bupati Morowali Drs Taslim dalam pidatonya menyampaikan bahwa rapat paripurna penyampaian laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2019 dan laporan keterangan pertanggungjawaban ini merupakan bagian dari siklus rutin penyelenggaraan pemerintahan daerah baik untuk satu tahun anggaran maupun satu periode masa jabatan, untuk secara transparan dan akuntabel menyampaikan informasi atas kebijakan dan hasil penyelenggaraan pemerintahan yang telah disetujui bersama dalam Perda penetapan APBD dan perubahan APBD.
“Berdasarkan peraturan daerah penepatan dan perubahan APBD Kabupaten Morowali Tahun 2019, target pendapatan pada APBD perubahan adalah sebesar Rp1.270.086.270.101,16 dan teralisasi sebesar Rp1.265.577.249.984,07 atau 91.77% dari nilai yang targetkan.
Jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan Tahun 2018, angka pendapatan ini mengalami peningkatan sebesar Rp68.925.987.628.04 atau sekitar 5,91% proporsi terbesar pendapatan masih dari pos dana penimbangan dan transfer baik pusat maupun provinsi yang realisasinya mencapai Rp736.648.489.554,00 atau 64,35 dari total pendapatan, sedangkan pendapatan asli daerah, masih berkisar pada proporsi 19,04 atau Rp221,956,951.317,07 sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah berjumlah Rp147.935.884.676,00 atau 12,69% dari total realisasi pendapatan daerah Kabupaten Morowali Tahun 2019," jelasnya.
Harapannya adalah agar jajaran eksekutif dan semua unsur pemerintahan untuk berupaya mengembangkan kapasitas keuangan daerah dengan melakukan infentarisasi potensi pendapatan daerah yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Berdasarkan peraturan daerah penepatan dan perubahan APBD Kabupaten Morowali Tahun 2019, target pendapatan pada APBD perubahan adalah sebesar Rp1.270.086.270.101,16 dan teralisasi sebesar Rp1.265.577.249.984,07 atau 91.77% dari nilai yang targetkan.
Jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan Tahun 2018, angka pendapatan ini mengalami peningkatan sebesar Rp68.925.987.628.04 atau sekitar 5,91% proporsi terbesar pendapatan masih dari pos dana penimbangan dan transfer baik pusat maupun provinsi yang realisasinya mencapai Rp736.648.489.554,00 atau 64,35 dari total pendapatan, sedangkan pendapatan asli daerah, masih berkisar pada proporsi 19,04 atau Rp221,956,951.317,07 sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah berjumlah Rp147.935.884.676,00 atau 12,69% dari total realisasi pendapatan daerah Kabupaten Morowali Tahun 2019," jelasnya.
Harapannya adalah agar jajaran eksekutif dan semua unsur pemerintahan untuk berupaya mengembangkan kapasitas keuangan daerah dengan melakukan infentarisasi potensi pendapatan daerah yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
(ar)
Lihat Juga :