Kiainya Disebut Antek PKI, Ribuan Warga NU Kepung Polres Pamekasan
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 20:51 WIB
Lima ribu massa mendatangi Polres Pamekasan, menuntut penangkapan terhadap pelaku ujaran kebencian di media sosial. Foto/iNews TV/Dedy Priyanto
PAMEKASAN - Ribuan massa dari warga Nahdlatul Ulama (NU), mengepung Polres Pameksan, Jumat (9/10/2020). Mereka menuntut janji Kapolres Pamekasan, untuk menangkap pelaku ujaran kebencian di media sosial.
(Baca juga: Usai Salat Jumat Berjamaah, Mahasiswa dan Polisi Bentrok di NTT )
Pelaku ujaran kebencian yang ditutup warga Nahdliyin untuk segera ditangkap, diketahui bernama Muhammad Izul. Dalam akun Facebooknya, Muhammad Izul mengunggah foto dan tulisan yang ditujukan kepada Ketua PC NU Pamekasan, KH Taufiq Hasyim, sebagai antek PKI.
Aksi serupa sudah digelar oleh warga Nahdliyin di Polres Pamekasan, pada pekan sebelumnya. Dan Polres Pamekasan menjanjikan akan segera menuntaskan kasus ujaran kebencian tersebut.
(Baca juga: Usai Salat Jumat Berjamaah, Mahasiswa dan Polisi Bentrok di NTT )
Pelaku ujaran kebencian yang ditutup warga Nahdliyin untuk segera ditangkap, diketahui bernama Muhammad Izul. Dalam akun Facebooknya, Muhammad Izul mengunggah foto dan tulisan yang ditujukan kepada Ketua PC NU Pamekasan, KH Taufiq Hasyim, sebagai antek PKI.
Aksi serupa sudah digelar oleh warga Nahdliyin di Polres Pamekasan, pada pekan sebelumnya. Dan Polres Pamekasan menjanjikan akan segera menuntaskan kasus ujaran kebencian tersebut.
Lihat Juga :