Tuna Sangihe, Gula Batu dan Bawang Merah Terbang ke Jepang

Kamis, 08 Oktober 2020 - 07:19 WIB
Ekspor perdana ke Jepang dilepas oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey pada Rabu, 23 September 2020 berkenaan dengan HUT Provinsi ke 56. Saat itu komoditas yang diekspor meliputi hasil perikanan senilai USD66.000, ditambah 4,5 ton ikan dari Ambon, serta 100 kg sampel komoditas pertanian Sulut berupa nanas, bawang merah, pala, dan komoditi lainnya.

Adapun ekspor kedua dilepas pada Rabu, 30 September 2020 dengan jumlah yang bertambah. Meliputi komoditas ikan tuna, ikan nila, lobster dengan total 6.1 Ton serta sampel pertanian 90 Kg.

Nah, untuk tahap ketiga angkanya bertambah menjadi lebih dari 9,1 ton, naik dibanding sebelumnya sebanyak 6,1 ton lebih. (Bisa diklik: Jual Gadis Belia untuk Pemuas Seks, 3 Pemuda Dibekuk Polisi)

Bahkan varian komoditasnya juga semakin beragam. Selain ikan, juga produk pertanian dari Pulau Sulawesi yang ternyata sangat diminati warga Jepang. Yakni komoditas palm sugar (gula merah) dan bawang merah sebanyak 1,2 ton yang tercatat dalam isi muatan pesawat.

Untuk hasil perikanan, pada ekspor kali ini ada ikan Tuna dari pesisir Tahuna yang mulai ikut partisipasi dalam flight dengan berat kotor 480 kg.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!