Mappilu PWI Jaya: Paslon Tertentu Dominasi Pemberitaan Pilkada Tangsel

Rabu, 07 Oktober 2020 - 20:32 WIB
Media daring dipilih dengan alasan tren masyarakat saat ini yang cenderung mengonsumsi media daring dibandingkan media konvensional. Selain itu, berita di media daring mudah untuk disebarkan melalui media sosial. Faktor lain adalah kemudahan dalam melakukan pengumpulan data.

Parameter isi pesan yang dilihat dalam pemantauan ini antara lain kuantitas penyebutan nama pasangan calon (Paslon) dalam sebuah berita, kuantitas berita terkait pasangan calon, tone berita yang ditulis hingga keberimbangan narasumber dalam penyajian berita. (Baca juga: Didatangi FBT, Saraswati Pamer Program Unggulan Bersama Muhamad)

"Dari analisa yang dilakukan disimpulkan kecenderungan salah satu Paslon lebih dominan diberitakan. Dari sisi kuantitas mayoritas media yang dipantau lebih banyak memberitakan Paslon nomor urut 1 (Muhammad – Rahayu) dan Paslon nomor urut 3 (Benyamin – Pilar), sementara pemberitaan tentang Paslon nomor urut 2 Siti Azizah – Ruhama terhitung minim," jelas Algooth.

Untuk isi pemberitaan terdapat tiga media yang cenderung tidak berimbang dari sisi kuantiti dalam penulisan berita. Sebagai contoh adanya media yang lebih banyak memberikan porsi berita tentang pasangan calon nomor urut 1 yaitu Muhammad – Rahayu Saraswati.

Sebaliknya ada pula media yang lebih banyak memberitakan pasangan calon nomor urut 3 yaitu Benyamin – Pilar. Pada media itu pula lebih banyak ditemukan pemberitaan dengan tone negatif tentang pasangan calon nomor 1.

Yang menarik, media online berbasis Jakarta yang digunakan sebagai pembanding rupanya secara kuantitas lebih banyak memberitakan pasangan calon nomor urut 3 dan menulis berita dengan tone cenderung negatif pada pasangan calon nomor urut 1.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!