32 Persen Klaster Keluarga Terpapar dari Tempat Kerja, Pengawasan Perkantoran Diperketat

Selasa, 06 Oktober 2020 - 11:36 WIB
Sebagian besar kasus Covid-19 di Kota Bogor tercatat klaster keluarga. Foto: Dok SINDOnews
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, sebagian besar kasus Covid-19 di wilayahnya tercatat klaster keluarga dengan total kasus mencapai 1.387 orang terdiri atas meninggal 51 orang dan masih sakit 395 orang.

“118 di antaranya berasal dari klaster keluarga. 32 persen dari klaster keluarga tersebut disebabkan oleh tempat kerja atau perkantoran. Jadi, yang terpapar di keluarga ini adalah terpapar di perkantoran,” ujarnya, Selasa (6/10/2020). (Baca juga: Covid-19 Tembus 1.963 Orang, RS di Kabupaten Bogor Mulai Penuh)



“Lalu 29 persen dari fasilitas kesehatan, kemudian dari Jakarta dan luar kota itu 19 persen, acara-acara keluarga 4 persen, transmisi lokal artinya dari permukiman itu 7 persen, transportasi 2 persen, sedangkan dari mal, kantin dan minimarket masing-masing 3 persen,” tambahnya.

Dari tempat umum seperti rumah makan atau restoran persentasenya kecil. “Protokol kesehatan di rumah makan, restoran dan tempat umum relatif sudah lebih baik, disiplinnya lebih baik. Artinya warga berinteraksi secara terbatas, waktunya terbatas, menjaga jarak dan tetap ada protokol kesehatan,” kata Bima.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!