TBM Calcaneus FK Unhas Bantu Kebutuhan APD 28 Puskesmas di Sulsel
Senin, 05 Oktober 2020 - 18:10 WIB
Penyerahan bantuan APD oleh TBM Calcaneus FK Unhas ke salah satu puskesmas. Foto: Istimewa
MAKASSAR - TBM Calcaneus Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar ekspedisi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjangkau sebanyak 28 puskesmas di 7 kabupaten di Sulsel.
Ketua TBM Calcaneus, Sahrul Fajar Perdana dalam keterangan tertulisnya mengatakan, tujuh kabupaten yang dijangkau dalam ekpedisi ini yakni Bulukumba, Sinjai, Bone, Wajo, Sidrap, Barru dan Pangkep. Penyelengaraan ekspedisi disertai dengan penyaluran bantuan alat pelindung diri (APD) di masing-masing kabupaten.
Baca juga: Alumni Geologi Unhas Kandidat Sekjen PP Ikatan Ahli Geologi Indonesia
Menurut Sahrul, bantuan APD tersebut bersumber dari dana organisasi TBM Calcaneus FK-UH dan donasi dari sejumlah pihak.
"Saya berharap ke depannya kegiatan ini sebisa mungkin sering dilakukan. Mengingat tridharma perguruan tinggi untuk selalu mengabdi kepada masyarakat dan meningkatkan jiwa pengabdian mahasiswa," ujar dia.
Dekan FK-UH, Prof dr Budu mengatakan, selaras dengan prinsip from digital to humanism, kepedulian sesama terutama dalam lingkup kesehatan menjadikan mahasiswa mengetahui kondisi di masyarakat lebih aktual.
Ketua TBM Calcaneus, Sahrul Fajar Perdana dalam keterangan tertulisnya mengatakan, tujuh kabupaten yang dijangkau dalam ekpedisi ini yakni Bulukumba, Sinjai, Bone, Wajo, Sidrap, Barru dan Pangkep. Penyelengaraan ekspedisi disertai dengan penyaluran bantuan alat pelindung diri (APD) di masing-masing kabupaten.
Baca juga: Alumni Geologi Unhas Kandidat Sekjen PP Ikatan Ahli Geologi Indonesia
Menurut Sahrul, bantuan APD tersebut bersumber dari dana organisasi TBM Calcaneus FK-UH dan donasi dari sejumlah pihak.
"Saya berharap ke depannya kegiatan ini sebisa mungkin sering dilakukan. Mengingat tridharma perguruan tinggi untuk selalu mengabdi kepada masyarakat dan meningkatkan jiwa pengabdian mahasiswa," ujar dia.
Dekan FK-UH, Prof dr Budu mengatakan, selaras dengan prinsip from digital to humanism, kepedulian sesama terutama dalam lingkup kesehatan menjadikan mahasiswa mengetahui kondisi di masyarakat lebih aktual.
Lihat Juga :