ARSSI Bekasi Sebut Tarif Swab Test Rp900.000 Masih Mahal

Senin, 05 Oktober 2020 - 14:36 WIB
"Sebelum diseragamkan swab test bisa mencapai Rp 2-4 juta. Faktor mahal itu karena tingginya modal investasi alat kesehatan," ucapnya. Untuk itu, Eko mewakili ARSSI Kota Bekasi mengapresiasi, dan satu lagi semoga ke depan juga ada penambahan penyedia tes PCR (polymerase chain reaction).

Dia menyatakan, swab test dapat lebih masif, karena saat ini Indonesia masih lemah dalam melakukan pemeriksaan kepada masyarakat. Sebagaimana diketahui, Kementerian Kesehatan telah menetapkan batasan tarif tertinggi yang harus dibayarkan untuk melakukan pengujian PCR atau swab test mandiri.

Dalam konferensi pers di kanal Youtube Kementerian Kesehatan, Jumat (2/10/2020). Tim kemenkes dan BPKN menyetujui batas tertinggi swab yang bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat yaitu Rp900.000 setiap melakukan swab test. (Baca juga; Wagub DKI Minta Pengusaha Jangan Ambil Keuntungan dari Swab Test )

Adapun alasan dilakukannya pengaturan harga swab test, yakni presiden telah menginstruksikan agar testing ditingkatkan dan animo masyarakat untuk melakukan tes mandiri sebenarnya cukup tinggi. Namun harganya cukup bervariatif dan sebagian besar kalangan mendorong pemerintah untuk menetapkan harga acuan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!