Halim-Joko Diyakini Lebih Energik, Solutip dan Komunikatif

Senin, 05 Oktober 2020 - 06:47 WIB
Ketua Eksponen 2015 Rustam Fatoni menyerahkan sebilah keris kepada Abdul Halim Muslih sebagai lambang perjuangan. FOTO : Istimewa
BANTUL - Wajah Abdul Halim Muslih terlihat bersemangat. Di tangan kanannya sebilah keris digenggam erat di depan dada. Sabtu (4/10/2020) sore itu di Pendopo rumah Joglo miliknya di Muntuk, Dlingo, Bantul , sekitar seratusan relawan mendeklarasikan dukungan kepada dirinya dan Joo Purnomo. Mereka menyerahkan sebilah keris sebagai lambang perjuangan.

“Keris ini sebagai lambang perjuangan. Dulu keris digunakan untuk berjuang melawan penjajah. Mari bersama Halim Joko kita berjuang untuk Bantul lebih baik,” terang mantan lurah Desa Muntuk, Sukiman, salah satu relawan Eksponen 2015.(Baca juga : Deklarasi Halim-Joko Digelar Sederhana, Ingin Wujudkan Bantul Lebih Baik )



Seratusan orang yang menamakan diri sebagai Eksponen 2015 mendeklaraikan diri mendukung pasangan Halim-Joko. Mereka bertekad memenangkan Halim-Joko pada pilkada 9 Desember mendatang. Eksponen 2015 adalah relawan yang pada 2015 silam mendukung pasangan Suharsono. Saat itu Suharsono dan Halim berhasil mengalahkan incumbent yang didukung banyak koalisi parpol. Nah, pada pilkada kali ini, Suharsono dan Halim pecah kongsi. Halim kini berpasangan dengan Joko Purnomo melawan incumbentSuharsono.

“Sikap ini kami putuskan tidak serta merta namun setelah melalui berbagai diskusi dan pertimbangan panjang. Kami bertekada bulat untuk memenangkan pasangan Halim- Joko,” tegas Ketua Eksponen 2015 Rustam Fatoni.

Fatoni menyebut pasangan Halim-Joko memiliki komitmen yang kuat untuk membawa perubahan Bantul menjadi lebih baik. “Kang Halim dan Mas Joko ini lebih muda, energik, solutip dan komunikatif ,” terangnya.

Fatoni yakin eksponen 2015 mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam pilkada mendatang. Mantan lurah Desa Jambidan, Banguntapan ini menyebut jaringan Eksponan 2015 masih terjaga dengan baik hingga tingkat dusun dan TPS. “Kami mempunyai jaringan yang tergada dengan baik di tingkat kecamatan, desa hingga dusun. Total anggota kita ada sekitar 900-an orang di seluruh Bantul,” terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!