Petani Tanaman Hias Antusias Ikuti Pelatihan Diversifikasi Produk Tanaman Anti Polutan

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 20:14 WIB
Dalam pelatihan ini, tim Pegmas menggandeng Dosen Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Neny Purwitasari, dan Sylva Alif Rusmita yang juga pencinta tanaman hias. Keduanya menjelaskan jenis tanaman hias yang laku dipasaran.

"Kami juga menyampaikan tanaman hias yang bisa dikonsumsi dan diolah menjadi handsanitaiser. Adapun tanaman hias anti polutan yang bisa dikonsumi adalah lidah buaya, sekaligus bisa mengurangi berat badan," kata Sri Herianingrum.

Lidah buaya tersebut di olah menjadi jelly dan bisa ditambah teh hijau untuk anti-oxidant. Sementara untuk handsanitiser diolah dari lidah buaya atau sari tanaman lainnya seperti peace lili, spider plant, lidah mertua kemudian dicampur dengan alkohol 90%.

Selain mengolah tanaman menjadi produk bernilai, para petani juga diajarkan strategi berjualan di era COVID-19 dengan cara E-Marketing.

Materi ini disampaikan oleh Lina Nugraha Rani dan Firdaus. Mereka menjelaskan tehnik berjualan online dengan media paling sederahana dan dimiliki oleh para petani.

Dengan menggunakan handphone pribadi, masing-masing para petani diajarkan membuat Facebook dan Instagram yang spesifik untuk berjualan online.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!