Rudy Dukung Pembebasan Lahan Akses Jalan Tol Makassar New Port

Selasa, 29 September 2020 - 17:52 WIB
"Untuk itu, untuk memperlancar Makassar New Port yang akan menjadi terminal peti kemas atau pelabuhan terbesar di wilayah Inonesia Timur, kita harus melakukan pembangunan jalan tol," katanya.

Ia menjelaskan, untuk konektivitas antara jalan tol dan Makassar New Port dibutuhkan pembebasan lahan dengan panjang sekitar 300 meter dan lebar sekira 20 meter. Ia menambahkan, jalan tol ini sudah direncanakan sejak awal tahun 2018. Bina Marga meminta Pelindo IV untuk menyiapkan lahan dan Bina Marga (PT Bosowa Marga Nusantara) akan membangun jalan tol tersebut.

"Jadi kurang lebih 6.000 sampai 7.000 meter persegi akan ada pembebasan lahan. Untuk itu kita memohon dukungan agar jalan tol ini bisa terealisasi. Makassar New Port ini akan kita selesaikan di akhir 2022 sehingga awal 2023 nantinya sudah bisa beroperasi secara full," jelasnya.

Direktur Utama PT BMN dan JSTE, Anwar Toha menambahkan, pihaknya terus mendukung rencana pembangunan akses tol Makassar New Port. Menurutnya, saat ini ia meminta seluruh pihak fokus pada masalah utama yakni pembebasan lahan.

Baca Juga: Pelindo IV Launching Perdana Modernisasi Pelabuhan Benteng Selayar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!