Kadis SDA: Pengerjaan Antisipasi Banjir di Jakarta Dilakukan Sejak Maret
Senin, 28 September 2020 - 18:22 WIB
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengklaim pengerjaan antisipasi banjir pada musim hujan dilakukan berkesinambungan.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
JAKARTA - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengklaim pengerjaan antisipasi banjir pada musim hujan dilakukan berkesinambungan. Pengerukan, pemeliharaan pompa, pembebasan lahan, sumur resapan dan sebagainya telah dilakukan sejak Maret 2020 lalu.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, pada tahun ini, pihaknya telah mendapatkan anggaran Rp1,2 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2020 yang digunakan untuk pembebasan lahan, pengerukan, pemeliharaan pompa, pembuatan sumur resapan, dan sebagainya. Bahkan, lanjut Juaini, pihaknya mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp5,2 triliun yang akan digunakan untuk pengendalian banjir hingga 2022 mendatang.
Artinya, pengerjaan program pengendalian banjir di Jakarta terus dilakukan dan berkesinambungan."Kami telah menyiapkan sebanyak 8.000 personel yang siap mengantisipasi adanya genangan. Sejak Maret lalu kami sudah bekerja," kata Juaini saat dihubungi, Senin (28/9/2020). (Baca: Gandeng TNI AL, Pemkot Jakut Gerebek Lumpur Sungai Kelapa Gading)
Juaini menjelaskan, untuk melanjutkan penataan kali baik melalui normalisasi ataupun naturalisasi, pihaknya saat ini masih terus melakukan pembebasan lahan. Sedikitnya ada Rp500 miliar yang disiapkan untuk pembebasan lahan.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, pada tahun ini, pihaknya telah mendapatkan anggaran Rp1,2 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2020 yang digunakan untuk pembebasan lahan, pengerukan, pemeliharaan pompa, pembuatan sumur resapan, dan sebagainya. Bahkan, lanjut Juaini, pihaknya mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp5,2 triliun yang akan digunakan untuk pengendalian banjir hingga 2022 mendatang.
Artinya, pengerjaan program pengendalian banjir di Jakarta terus dilakukan dan berkesinambungan."Kami telah menyiapkan sebanyak 8.000 personel yang siap mengantisipasi adanya genangan. Sejak Maret lalu kami sudah bekerja," kata Juaini saat dihubungi, Senin (28/9/2020). (Baca: Gandeng TNI AL, Pemkot Jakut Gerebek Lumpur Sungai Kelapa Gading)
Juaini menjelaskan, untuk melanjutkan penataan kali baik melalui normalisasi ataupun naturalisasi, pihaknya saat ini masih terus melakukan pembebasan lahan. Sedikitnya ada Rp500 miliar yang disiapkan untuk pembebasan lahan.
Lihat Juga :