Menganggur Gara-gara Pandemi Covid-19, Pasangan Suami Istri Curi Helm di Mal
Senin, 28 September 2020 - 11:42 WIB
Agus Bahtiar, penanggungjawab sekuriti Detos menambahkan, pihaknya memang sudah lama mengincar pelaku pencuri helm. Karena sejak sebulan ini saja sudah ada empat laporan pengunjung yang kehilangan helm. “Pelakunya sudah kita amankan. Kemudian kita minta pertanggung jawaban pelaku dan membuat surat pernyataan kalau dia tidak akan melakukan hal serupa,” katanya.
Dia menambahkan pengunjung tidak perlu takut karena pengelola mal akan bertanggung jawab atas kehilangan yang terjadi. “Kita pastikan sudah aman. Pengelola pun bertanggung jawab atas keluhan pengunjung,” ungkapnya. (Baca: Mencegah Aksi Penjambretan Ponsel)
Sementara itu, IV mengaku khilaf dan terpaksa mencuri helm bersama istrinya. Dia mengaku tidak ada pekerjaan sehingga nekat mencuri. “Saya tadinya kerja, sekarang lagi menganggur. Saya sama istri mencuri helm. Saya yang ambil, istri yang masukin ke tas,” tuturnya. IV mengaku helm curian itu dia jual online. Satu helm dijual Rp 150.000. Uangnya digunakan untuk kebutuhan hidup.“Di sini (Detos) sudah empat kali. Helm saya jual Rp150.000,” pungkasnya.
Dia menambahkan pengunjung tidak perlu takut karena pengelola mal akan bertanggung jawab atas kehilangan yang terjadi. “Kita pastikan sudah aman. Pengelola pun bertanggung jawab atas keluhan pengunjung,” ungkapnya. (Baca: Mencegah Aksi Penjambretan Ponsel)
Sementara itu, IV mengaku khilaf dan terpaksa mencuri helm bersama istrinya. Dia mengaku tidak ada pekerjaan sehingga nekat mencuri. “Saya tadinya kerja, sekarang lagi menganggur. Saya sama istri mencuri helm. Saya yang ambil, istri yang masukin ke tas,” tuturnya. IV mengaku helm curian itu dia jual online. Satu helm dijual Rp 150.000. Uangnya digunakan untuk kebutuhan hidup.“Di sini (Detos) sudah empat kali. Helm saya jual Rp150.000,” pungkasnya.
(hab)
Lihat Juga :