Muncul Klaster Gereja, Dua Pendeta Meninggal Positif COVID-19 di Pati
Sabtu, 26 September 2020 - 17:54 WIB
Bupati Pati Haryanto saat rapat penanganan COVID-19 di Pendopo Kabupaten Pati, beberapa waktu lalu.iNews TV/Atha
PATI - Angka kasus pasien terpapar COVID-19 di Pati, Jawa Tengah terus mengalami tren kenaikan. Setelah munculnya klaster APS pasien, terbaru muncul klaster Gereja , setelah dua pendeta meninggal dunia dinyatakan terpapar COVID-19.
Bupati Kabupaten Pati Haryanto saat dihubungi mengatakan, terdapat dua Gereja yang menjadi klaster baru di Pati. Dari dua Gereja tersebut, 22 orang dinyatakan terpapar COVID-19, dimana dua di antaranya meninggal dunia. "Keduanya adalah pendeta dan hasil swab yang keluar positif (COVID-19)," katanya.
20 pasien yang terpapar tersebut, sebagian menjalani isolasi mandiri. Sementara yang tingkat kerentanannya tinggi serta berkaitan erat dengan korban meninggal, terpaksa diisolasi terpadu di Hotel Kencana Pati.
"Diprioritaskan untuk yang memiliki tingkat kerentanan dan berkaitan erat dengan keluarga yang meninggal. Karena kapasitas di hotel juga terbatas," katanya.
Bupati Kabupaten Pati Haryanto saat dihubungi mengatakan, terdapat dua Gereja yang menjadi klaster baru di Pati. Dari dua Gereja tersebut, 22 orang dinyatakan terpapar COVID-19, dimana dua di antaranya meninggal dunia. "Keduanya adalah pendeta dan hasil swab yang keluar positif (COVID-19)," katanya.
20 pasien yang terpapar tersebut, sebagian menjalani isolasi mandiri. Sementara yang tingkat kerentanannya tinggi serta berkaitan erat dengan korban meninggal, terpaksa diisolasi terpadu di Hotel Kencana Pati.
"Diprioritaskan untuk yang memiliki tingkat kerentanan dan berkaitan erat dengan keluarga yang meninggal. Karena kapasitas di hotel juga terbatas," katanya.
Lihat Juga :