HUT ke-56 Provinsi Sulut, Gubernur Olly Beber Keberhasilan
Rabu, 23 September 2020 - 13:25 WIB
Gubernur Sulut Olly Dondokambey menjelaskan berbagai keberhasilan yang telah dicapai saat menjadi Inspektur Upacara pada peringatan HUT ke-56 Provinsi Sulut. Foto SINDOnews
MANADO - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menjelaskan berbagai keberhasilan yang telah dicapai saat menjadi Inspektur Upacara pada peringatan HUT ke-56 Provinsi Sulut di Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Rabu (23/9/2020).
Dijelaskan, indikator makro ekonomi Provinsi Sulawesi Utara senantiasa menunjukan progres positif, seperti nampak antara lain pada pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara yang sejak tahun 2016 sampai 2019 selalu berada diatas rata-rata nasional, yakni pada angka rata-rata 6%. Bahkan dalam masa pandemi covid-19 di tahun 2020, secara kumulatif (pada semester I) masih bertumbuh positif pada angka 0,38%. (Baca: Gubernur Olly: Kita Bantu Masyarakat Lewati Masa Sulit Ini )
Kemudian menurut Olly, angka kemiskinan yang mampu ditekan hingga berada pada angka 7,51% di tahun 2019 dari sebelumnya 8,98% pada tahun 2016, dimana angka kemiskinan di Sulawesi Utara berhasil ditekan hingga satu digit melalui optimalisasi program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan.
Sedangkan IPM Sulawesi Utara, yang merupakan pengukur tingkat kesehatan, pendidikan dan pengeluaran per Kapita, mengalami peningkatan dari angka 71,05 pada tahun 2016, menjadi 72,99 pada akhir tahun 2019, dan angka itu berada diatas nasional, bahkan berada pada peringkat 7 dalam 10 tahun terakhir;
Dijelaskan, indikator makro ekonomi Provinsi Sulawesi Utara senantiasa menunjukan progres positif, seperti nampak antara lain pada pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara yang sejak tahun 2016 sampai 2019 selalu berada diatas rata-rata nasional, yakni pada angka rata-rata 6%. Bahkan dalam masa pandemi covid-19 di tahun 2020, secara kumulatif (pada semester I) masih bertumbuh positif pada angka 0,38%. (Baca: Gubernur Olly: Kita Bantu Masyarakat Lewati Masa Sulit Ini )
Kemudian menurut Olly, angka kemiskinan yang mampu ditekan hingga berada pada angka 7,51% di tahun 2019 dari sebelumnya 8,98% pada tahun 2016, dimana angka kemiskinan di Sulawesi Utara berhasil ditekan hingga satu digit melalui optimalisasi program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan.
Sedangkan IPM Sulawesi Utara, yang merupakan pengukur tingkat kesehatan, pendidikan dan pengeluaran per Kapita, mengalami peningkatan dari angka 71,05 pada tahun 2016, menjadi 72,99 pada akhir tahun 2019, dan angka itu berada diatas nasional, bahkan berada pada peringkat 7 dalam 10 tahun terakhir;
Lihat Juga :