UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Jum'at, 17 Juli 2026 - 21:56 WIB
“Universitas Brawijaya menjajaki pembukaan program studi baru yang berfokus pada advanced materials atau teknologi material maju guna menjawab kebutuhan industri hilirisasi,” kata Widodo, Kamis (16/7/2026).
UB juga memaparkan rencana pengembangan kampus baru di Kepanjen, Kabupaten Malang. “Kampus baru nanti diproyeksikan menjadi pusat pendidikan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk mendukung penguatan riset dan inovasi,” ucapnya.
Pada hari kedua, pembahasan dilanjutkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan berbagai fakultas dan program studi di lingkungan UB. Forum tersebut membahas peluang kerja sama jangka panjang yang selaras dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Universitas Brawijaya akan membentuk satuan tugas (satgas) lintas disiplin bersama CNGR Indonesia untuk menyusun peta jalan (road map) kerja sama dan implementasi program yang ditargetkan mulai berjalan pada paruh kedua 2026. Tim teknis juga mulai menyusun draf Memorandum of Understanding (MoU) serta konsep program Community Development.
Moch Syamsul Hadi selaku perwakilan Sekretaris Jenderal ESDM dan Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional menegaskan dukungan pemerintah terhadap sinergi antara perguruan tinggi dan industri. “Dalam waktu dekat, ketiga pihak berencana menandatangani MoU tripartit di Kementerian ESDM sebagai langkah awal memperkuat inovasi teknologi, pengembangan SDM, dan percepatan hilirisasi industri mineral di Indonesia,” katanya.
UB juga memaparkan rencana pengembangan kampus baru di Kepanjen, Kabupaten Malang. “Kampus baru nanti diproyeksikan menjadi pusat pendidikan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk mendukung penguatan riset dan inovasi,” ucapnya.
Pada hari kedua, pembahasan dilanjutkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan berbagai fakultas dan program studi di lingkungan UB. Forum tersebut membahas peluang kerja sama jangka panjang yang selaras dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Universitas Brawijaya akan membentuk satuan tugas (satgas) lintas disiplin bersama CNGR Indonesia untuk menyusun peta jalan (road map) kerja sama dan implementasi program yang ditargetkan mulai berjalan pada paruh kedua 2026. Tim teknis juga mulai menyusun draf Memorandum of Understanding (MoU) serta konsep program Community Development.
Moch Syamsul Hadi selaku perwakilan Sekretaris Jenderal ESDM dan Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional menegaskan dukungan pemerintah terhadap sinergi antara perguruan tinggi dan industri. “Dalam waktu dekat, ketiga pihak berencana menandatangani MoU tripartit di Kementerian ESDM sebagai langkah awal memperkuat inovasi teknologi, pengembangan SDM, dan percepatan hilirisasi industri mineral di Indonesia,” katanya.
(jon)
Lihat Juga :