Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:13 WIB
Kabid Laboratorium Forensik Polda Papua, AKBP I Gede Suhartawan mengatakan, mortir PD II di Biak meledak saat digergaji oleh lima orang. Foto/SindoNews
PAPUA - Polda Papua mengungkap fakta baru terkait ledakan bom sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor, Papua yang menewaskan 9 orang. Polisi menuturkan, ledakan bom mortir itu diduga meledak saat digergaji oleh lima warga.

“Berdasarkan hasil analisis ilmiah, ledakan dipicu oleh aktivitas pemotongan mortir menggunakan gergaji besi,” kata Kabid Laboratorium Forensik Polda Papua, AKBP I Gede Suhartawan, Kamis (16/7/2026).



Hasil pemeriksaan kimia forensik memastikan adanya kandungan Trinitrotoluene (TNT) dalam bom tersebut. Bahan peledak itu masuk kategori high explosive yang memiliki daya ledak sangat tinggi.

Baca juga: Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!