Pemkot Tangsel Bangun 3.280 PJU, Benyamin Davnie: Agar Aktivitas Masyarakat Aman
Rabu, 15 Juli 2026 - 16:55 WIB
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Program Tangsel Terang 2026 juga dibarengi dengan penerapan teknologi yang lebih modern dan hemat energi. Seluruh lampu jalan baru secara bertahap menggunakan lampu LED sebagai pengganti lampu SON-T yang dinilai lebih efisien dalam penggunaan listrik sekaligus memiliki usia pakai yang lebih panjang.
Selain itu, Dinas Perhubungan juga meningkatkan sistem keamanan instalasi listrik PJU dengan menggunakan Residual Current Circuit Breaker with Overcurrent Protection (RCBO) pada panel listrik. Teknologi tersebut memberikan tiga lapis perlindungan sekaligus, yakni terhadap korsleting, beban listrik berlebih, serta kebocoran arus listrik sehingga operasional PJU menjadi lebih aman dan andal.
Ayep mengatakan, pembangunan PJU tahun ini diprioritaskan berdasarkan usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), jalan kota berstatus jalan lokal sekunder yang belum memiliki penerangan, hingga jalan lingkungan dan jalan setapak dalam program Tangsel Terang.
"Fokus kami adalah wilayah-wilayah yang selama ini belum memiliki penerangan jalan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat," ujarnya.
Meski demikian, Ayep mengakui terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program tersebut, di antaranya fluktuasi harga material PJU yang dipengaruhi kenaikan biaya logistik serta masih adanya penolakan dari sebagian warga terkait penentuan lokasi pemasangan tiang lampu.
"Kami meminta dukungan dan kerja sama masyarakat agar pembangunan PJU ini dapat berjalan lancar. Harapan kami, seluruh target pembangunan maupun perbaikan dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga manfaat program Tangsel Terang benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Tangerang Selatan," ucapnya.
Selain itu, Dinas Perhubungan juga meningkatkan sistem keamanan instalasi listrik PJU dengan menggunakan Residual Current Circuit Breaker with Overcurrent Protection (RCBO) pada panel listrik. Teknologi tersebut memberikan tiga lapis perlindungan sekaligus, yakni terhadap korsleting, beban listrik berlebih, serta kebocoran arus listrik sehingga operasional PJU menjadi lebih aman dan andal.
Ayep mengatakan, pembangunan PJU tahun ini diprioritaskan berdasarkan usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), jalan kota berstatus jalan lokal sekunder yang belum memiliki penerangan, hingga jalan lingkungan dan jalan setapak dalam program Tangsel Terang.
"Fokus kami adalah wilayah-wilayah yang selama ini belum memiliki penerangan jalan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat," ujarnya.
Meski demikian, Ayep mengakui terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program tersebut, di antaranya fluktuasi harga material PJU yang dipengaruhi kenaikan biaya logistik serta masih adanya penolakan dari sebagian warga terkait penentuan lokasi pemasangan tiang lampu.
"Kami meminta dukungan dan kerja sama masyarakat agar pembangunan PJU ini dapat berjalan lancar. Harapan kami, seluruh target pembangunan maupun perbaikan dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga manfaat program Tangsel Terang benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Tangerang Selatan," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :