Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:39 WIB
Baca juga: Partai Perindo Hadirkan Sembako Murah melalui Program Warung Kita
"Dimulainya pembangunan PSEL Denpasar Raya harus menjadi titik awal perubahan cara pandang terhadap sampah. Sampah tidak lagi hanya diposisikan sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga sebagai sumber daya yang dapat menghasilkan energi, menciptakan lapangan kerja, dan memberi nilai tambah bagi perekonomian daerah," kata Jro Bima, Sabtu (11/7/2026).
Menurut dia, pendekatan tersebut sejalan dengan arah pembangunan ekonomi sirkular yang mendorong pemanfaatan kembali sumber daya secara optimal. Model itu dinilai mampu memperpanjang siklus manfaat sampah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir.
Jro Bima mengatakan keberadaan PSEL juga akan memberikan manfaat lebih besar apabila didukung pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Pemilahan sampah sejak tingkat rumah tangga, penguatan bank sampah, dan peningkatan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting agar fasilitas tersebut dapat bekerja secara optimal.
"Teknologi pengolahan sampah harus berjalan seiring dengan perubahan perilaku masyarakat. Ketika pengelolaan dari sumber berjalan baik, efektivitas PSEL akan semakin tinggi dan manfaatnya akan lebih besar bagi lingkungan maupun masyarakat," ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kesatria Keris Bali (YKKB) ini.
"Dimulainya pembangunan PSEL Denpasar Raya harus menjadi titik awal perubahan cara pandang terhadap sampah. Sampah tidak lagi hanya diposisikan sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga sebagai sumber daya yang dapat menghasilkan energi, menciptakan lapangan kerja, dan memberi nilai tambah bagi perekonomian daerah," kata Jro Bima, Sabtu (11/7/2026).
Menurut dia, pendekatan tersebut sejalan dengan arah pembangunan ekonomi sirkular yang mendorong pemanfaatan kembali sumber daya secara optimal. Model itu dinilai mampu memperpanjang siklus manfaat sampah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir.
Jro Bima mengatakan keberadaan PSEL juga akan memberikan manfaat lebih besar apabila didukung pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Pemilahan sampah sejak tingkat rumah tangga, penguatan bank sampah, dan peningkatan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting agar fasilitas tersebut dapat bekerja secara optimal.
"Teknologi pengolahan sampah harus berjalan seiring dengan perubahan perilaku masyarakat. Ketika pengelolaan dari sumber berjalan baik, efektivitas PSEL akan semakin tinggi dan manfaatnya akan lebih besar bagi lingkungan maupun masyarakat," ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kesatria Keris Bali (YKKB) ini.
Lihat Juga :