Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
Jum'at, 10 Juli 2026 - 20:07 WIB
"Dugaan penyimpangan dalam pengadaan batu bara juga belum dapat serta-merta disimpulkan sebagai penyebab utama blackout di Sumatera," paparnya.
Baca juga: Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Menurut Bisman, gangguan kelistrikan berskala besar dapat dipicu oleh berbagai faktor teknis, mulai dari gangguan jaringan transmisi, pembangkit listrik, hingga cuaca ekstrem. Pandangan tersebut sejalan dengan penjelasan resmi aparat penegak hukum yang menyebut gangguan sistem kelistrikan di Sumatera dipicu oleh trip pada sistem sehingga pemadaman lebih berkaitan dengan aspek teknis dan operasional.
Karena itu, kata Bisman, hubungan antara dugaan tindak pidana dengan terjadinya blackout tetap harus dibuktikan melalui proses hukum dan investigasi yang komprehensif.
“Dalam hukum, hubungan sebab dan akibat harus dibuktikan melalui investigasi teknis dan bukti yang mendukung. Jadi, pengadaan batu bara memang belum tentu menjadi penyebab utama blackout di Sumatera,” ujarnya.
Dia mengingatkan forum yang paling tepat untuk menguji seluruh alat bukti adalah persidangan. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk menunggu fakta-fakta yang nantinya terungkap di pengadilan sebelum membentuk kesimpulan.
Baca juga: Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Menurut Bisman, gangguan kelistrikan berskala besar dapat dipicu oleh berbagai faktor teknis, mulai dari gangguan jaringan transmisi, pembangkit listrik, hingga cuaca ekstrem. Pandangan tersebut sejalan dengan penjelasan resmi aparat penegak hukum yang menyebut gangguan sistem kelistrikan di Sumatera dipicu oleh trip pada sistem sehingga pemadaman lebih berkaitan dengan aspek teknis dan operasional.
Karena itu, kata Bisman, hubungan antara dugaan tindak pidana dengan terjadinya blackout tetap harus dibuktikan melalui proses hukum dan investigasi yang komprehensif.
“Dalam hukum, hubungan sebab dan akibat harus dibuktikan melalui investigasi teknis dan bukti yang mendukung. Jadi, pengadaan batu bara memang belum tentu menjadi penyebab utama blackout di Sumatera,” ujarnya.
Dia mengingatkan forum yang paling tepat untuk menguji seluruh alat bukti adalah persidangan. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk menunggu fakta-fakta yang nantinya terungkap di pengadilan sebelum membentuk kesimpulan.
Lihat Juga :