Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak

Jum'at, 10 Juli 2026 - 18:40 WIB
"Saat anak terlalu banyak terpapar dunia digital tanpa batas, aktivitas dopamin di otak meningkat berlebihan. Akibatnya, anak bisa kesulitan berpikir kritis, susah melakukan problem solving, dan menjadi impulsif," ungkap Nur Hafizah.

Melalui pembuatan kriya, anak-anak tidak hanya dialihkan dari gawai, tetapi juga diajak mengenal budaya sejak dini. Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Selatan Sri Astuti Thamrin menilai kriya lokal seperti tenun sutra atau songkok serat lontar bisa menjadi jembatan edukasi yang menyenangkan bagi anak usia PAUD dan TK.

Sementara itu, Ketua Bidang Promosi dan Humas Dekranas Indri Angga Prabowo berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi orang tua untuk konsisten mendampingi anak. "Anak-anak membutuhkan kehadiran orang tua untuk tumbuh menjadi generasi yang tangguh, bijak, dan berbahagia, baik di dunia nyata maupun digital," ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Dekranas ke-46 dan turut dihadiri oleh Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas Sita Ferry Juliantono dan jajaran pengurus Dekranas dan Dekranasda lainnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!