Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru

Kamis, 09 Juli 2026 - 16:03 WIB
Kondisi tersebut menjadi alasan utama TEKAD memfokuskan pendampingan kepada keluarga miskin dan rentan yang masih memiliki potensi berkembang. Program ini melibatkan seluruh anggota keluarga—ayah, ibu, hingga anak—agar transformasi ekonomi dimulai dari tingkat rumah tangga.

Program TEKAD menggandeng Kitong Bisa Foundation sebagai mitra pelaksana. Sebanyak 19 fasilitator lapangan akan mendampingi implementasi PBRT di Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, dan Kepulauan Yapen.

CEO Kitong Bisa Foundation, Mohamad Afif Dzulqifli, berharap seluruh fasilitator mampu membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat sehingga tujuan program dapat tercapai secara optimal.

"Kami berharap para fasilitator mampu memberikan manfaat nyata, membangun pendekatan yang baik kepada masyarakat, dan mendampingi setiap rumah tangga sasaran agar tujuan bersama dapat diwujudkan."

Selama empat hari pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai metodologi PBRT, penyusunan rencana aksi keluarga, penguatan kapasitas pendamping, simulasi sosialisasi kepada masyarakat desa, hingga monitoring dan evaluasi implementasi.

Melalui Program TEKAD, Kemendes PDT bersama IFAD dan Kitong Bisa Foundation menegaskan komitmennya mempercepat transformasi ekonomi desa melalui penguatan keluarga sebagai fondasi pembangunan. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat desa yang lebih mandiri, tangguh, dan sejahtera, sekaligus memperkuat pembangunan ekonomi di Tanah Papua.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!