Tenun Sumba Tampil di Panggung Dunia lewat Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza
Selasa, 07 Juli 2026 - 14:05 WIB
"Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza menjadi kelanjutan dari upaya bersama untuk memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada masyarakat internasional. Melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, Astra berharap kisah pemberdayaan masyarakat serta potensi lokal Indonesia dapat semakin dikenal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang," ujarnya, Selasa (7/7/2026).
Desa Sejahtera Astra Sumba Timur merupakan program pemberdayaan yang membina lima desa sentra tenun di Kabupaten Sumba Timur, yakni Kampung Raja Prailiu, Mbatakapidu, Lambanapu, Mauliru, dan Kawangu. Melalui program ini, PT Astra International Tbk mendorong pelestarian Tenun Ikat khas Sumba sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
Lihat video: Finalis Putra Putri Tenun dan Songket Diimbau Bijak Bermedsos
Setiap motif tenun yang dihasilkan merepresentasikan identitas budaya, kearifan lokal, serta hubungan erat masyarakat dengan alam dan tradisi leluhur. Saat ini, ekosistem tenun yang dikembangkan Astra telah melibatkan sekitar 250 perajin, dengan 97% di antaranya merupakan perempuan. Program tersebut tidak hanya menjaga warisan budaya tetap hidup, tetapi juga menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Desa Sejahtera Astra Sumba Timur merupakan program pemberdayaan yang membina lima desa sentra tenun di Kabupaten Sumba Timur, yakni Kampung Raja Prailiu, Mbatakapidu, Lambanapu, Mauliru, dan Kawangu. Melalui program ini, PT Astra International Tbk mendorong pelestarian Tenun Ikat khas Sumba sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
Lihat video: Finalis Putra Putri Tenun dan Songket Diimbau Bijak Bermedsos
Setiap motif tenun yang dihasilkan merepresentasikan identitas budaya, kearifan lokal, serta hubungan erat masyarakat dengan alam dan tradisi leluhur. Saat ini, ekosistem tenun yang dikembangkan Astra telah melibatkan sekitar 250 perajin, dengan 97% di antaranya merupakan perempuan. Program tersebut tidak hanya menjaga warisan budaya tetap hidup, tetapi juga menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Lihat Juga :