Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen

Sabtu, 04 Juli 2026 - 19:44 WIB
Pramono menegaskan tambahan kuota tersebut diharapkan menyasar anak-anak dari kelompok masyarakat paling bawah.

"Saya minta yang 1.000 ini betul-betul dari keluarga yang terbawah. Keluarga broken home, keluarga yang anak-anak putus sekolah, anak-anak yang sekarang ini sudah sebagian besar, yang kemarin saya lihat sendiri, yang bekerja di tepi jalanan, pengamen, dan sebagainya," katanya.

Menurut Pramono, perubahan yang dialami para siswa Sekolah Rakyat terlihat nyata. Ia mengaku terkejut melihat kemampuan para siswa yang sudah mampu berbahasa asing dan memiliki optimisme tinggi terhadap masa depan.

"Yang saya kaget, benar-benar mereka bisa bahasa Inggris, mereka bisa bahasa Arab, mereka bisa bahasa China, dan wajahnya adalah wajah-wajah yang berubah," ucapnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!