Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen

Sabtu, 04 Juli 2026 - 19:44 WIB
loading...
Pramono Minta Penambahan...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta penambahan kuota 1.000 siswa Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga miskin, putus sekolah, hingga anak yang hidup di jalanan di Jakarta. Foto: Yuwantoro Winduajie
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta penambahan kuota 1.000 siswa Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga miskin, putus sekolah, hingga anak yang hidup di jalanan di Jakarta. Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri peluncuran dan diskusi buku Marhaenisme Dalil Baru untuk Gen Z di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Pramono mengaku terkesan setelah mengunjungi Sekolah Rakyat di Jakarta Selatan yang merupakan program gagasan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, sekolah tersebut mampu memberikan harapan baru bagi anak-anak dari kalangan paling rentan.

"Sekarang ini sudah tertampung kurang lebih di Jakarta Selatan, 100. Dan dari 100 itu, 90 mendapatkan beasiswa dari Pemerintah DKI Jakarta. Tetapi fasilitas dan semangatnya luar biasa," kata Pramono.

Baca juga: Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten untuk Tahun Ajaran Baru



Ia menilai Sekolah Rakyat berhasil mengangkat anak-anak dari latar belakang keluarga tidak mampu, broken home, hingga putus sekolah agar memiliki masa depan yang lebih baik. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta meminta penambahan kuota peserta didik Sekolah Rakyat sebanyak 1.000 siswa.

"Karena itu, maka Jakarta langsung saya memutuskan untuk minta kalau untuk Jakarta tambah 1.000 siswa. Dan kami akan menyiapkan boarding school sekolahnya, nanti pendidikan pembelajarannya oleh pemerintah pusat," ujarnya.

Pramono menegaskan tambahan kuota tersebut diharapkan menyasar anak-anak dari kelompok masyarakat paling bawah.

"Saya minta yang 1.000 ini betul-betul dari keluarga yang terbawah. Keluarga broken home, keluarga yang anak-anak putus sekolah, anak-anak yang sekarang ini sudah sebagian besar, yang kemarin saya lihat sendiri, yang bekerja di tepi jalanan, pengamen, dan sebagainya," katanya.

Menurut Pramono, perubahan yang dialami para siswa Sekolah Rakyat terlihat nyata. Ia mengaku terkejut melihat kemampuan para siswa yang sudah mampu berbahasa asing dan memiliki optimisme tinggi terhadap masa depan.

"Yang saya kaget, benar-benar mereka bisa bahasa Inggris, mereka bisa bahasa Arab, mereka bisa bahasa China, dan wajahnya adalah wajah-wajah yang berubah," ucapnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri LH Bocorkan...
Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Pemprov DKI Telusuri...
Pemprov DKI Telusuri Lahan Warga Pinggir Rel Pejompongan yang Terancam Digusur, Pramono: Saya Ingin Memanusiakan Orang
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Menuju Fungsional, Hutama...
Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten untuk Tahun Ajaran Baru
Dukung Sekolah Rakyat,...
Dukung Sekolah Rakyat, SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan di 4 Provinsi
Kapan KJP Juli 2026...
Kapan KJP Juli 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan
Rekomendasi
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
Berita Terkini
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved