3 Copet Bus Transjakarta Berselisih, 1 Tewas Dihujani Tusukan Senjata Tajam

Senin, 21 September 2020 - 18:27 WIB
Kapolsektro Taman Sari, AKBP Abdul Gofur menambahkan, kejadian itu berawal dari ketersinggungan Mansur yang menuduh tersangka ER menjelek-jelekkan korban ke teman lainnya yang merupakan komplotan pencopet, disusul uang setoran yang tak kunjung dibayarkan. (Baca: Permukiman di Tamansari Diamuk si Jago Merah, Asap Membumbung hingga Ketinggian 5 Meter)

Mansur kemudian mendatangi tempat kos ER dengan membawa besi dan obeng di sakunya. Adu mulut terjadi sebelum akhirnya Mansur menantang ER berkelahi. Saat hendak berkelahi, ED datang dan ikut mengeroyok korban hingga akhirnya tewas setelah menjalani perawatan di RSCM, Jakarta Pusat."ED mengaku yang menusuk korban itu ER," ujarnya.

Kanit Reskrim Polsektro Taman Sari, AKP Lalu Musti Ali menuturkan, ketiganya merupakan kelompok copet yang kerap beraksi di kawasan Transjakarta. "Jadi di lokasi duel itu tengah ada permasalahan internal. Dimana mereka adalah geng copet yang operasi di Jakarta Barat khususnya kawasan Tamansari," tutur Lalu.

Komplotan ini biasa beroperasi di Halte Transjakarta atau dalam bus Transjakarta. Kini akibat perbuatannya, ED terancam hukuman penjara minimal sembilan tahun lantaran melanggar Pasal 170 ayat 2 Jo Pasal 89 KUHP.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!