Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU

Senin, 08 Juni 2026 - 09:01 WIB
Selama forum, beberapa PCNU menanggapi dan menyampaikan catatan terhadap dinamika organisasi, terutama PBNU selama ini. Mereka berharap, PBNU ke depan dikelola orang-orang yang memiliki jiwa-ruh pengkhidmatan; yang berkomitmen membesarkan jam’iyyah dan warga jama’ah. Jangan dipimpin oleh orang ‘sambilan’ (tidak total berkhidmah).

Disamping do’a dan memberikan apresiasi atas silaturahmi Gus Salam dengan pengurus NU di Bengkulu, beberapa diantaranya memberikan pendapat kritis. KH Mabrursyah dari Rejang Lebong, menyayangkan banyaknya pengurus karteker oleh PBNU. Kondisi seperti itu, menurutnya, tidak membawa keteduhan berorganisasi, dan membatasi nalar kritis berjam’iyyah.

Isu politik dan tambang oleh PBNU yang tidak membawa kemashlahatan umat, PCNU Kepahiyang KH Syafrullah menyoroti upaya pelemahan NU, terus terjadi. Untuk itu, ia berpandangan NU ke depan butuh pemimpin yang benar-benar tulus berkhidmah, bukan berorientasi dan terjebak pragmatisme politik.

Merespons tanggapan dari beberapa PCNU, Gus Salam memahami keresahan dan harapan mereka. Hal itu tidak hanya dirasakan dan menjadi harapan nahdliyyin di Bengkulu, tapi hampir semua nahdliyyin di berbagai daerah.

“Karenanya, kekompakan dan soliditas NU Bengkulu, bisa menjadi pelopor. Dari Bengkulu untuk PBNU baru yang solid, berintegritas dan tulus melayani demi kemashlahatan umat, masyarakat dan bernegara-bangsa,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!