Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
Selasa, 02 Juni 2026 - 16:16 WIB
Menurut Prof Imam Subchi, sikap yang ditunjukkan para tokoh yang terlibat mencerminkan komitmen untuk menempatkan kepentingan pendidikan di atas kepentingan lainnya. "Kami mengapresiasi kebesaran hati dan komitmen semua pihak. Kesepakatan ini menunjukkan bahwa kepentingan peserta didik, tenaga pendidik, dan masa depan lembaga pendidikan menjadi prioritas utama. Yang terpenting saat ini adalah memastikan seluruh proses berjalan baik dan memberikan kepastian bagi masyarakat," ujarnya.
UIN Jakarta menegaskan proses integrasi akan dilakukan secara bertahap, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kampus juga memastikan kegiatan belajar mengajar di Madrasah Pembangunan, TK Ketilang, dan SMK/SMA Triguna tetap berlangsung normal tanpa gangguan.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh layanan pendidikan tetap berjalan optimal. Integrasi ini bukan hanya soal penyelesaian persoalan kelembagaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperbesar kontribusi lembaga-lembaga tersebut bagi masyarakat," jelasnya. Baca juga: P2G Soroti Dampak Instruksi Penerapan Bahasa Prancis di Sekolah, Khawatir Bebani Siswa
Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, UIN Jakarta berharap seluruh sivitas akademika, tenaga pendidik, peserta didik, orang tua, alumni, dan masyarakat dapat bersama-sama mendukung proses integrasi sehingga dapat berjalan lancar. Serta membawa manfaat bagi pengembangan pendidikan Islam yang unggul, modern, dan berdaya saing.
"Hari ini yang menang bukan satu pihak atau pihak lainnya, melainkan kepentingan pendidikan. Kesepahaman yang telah dicapai menjadi fondasi penting untuk melangkah ke depan secara bersama-sama," tuturnya.
UIN Jakarta menegaskan proses integrasi akan dilakukan secara bertahap, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kampus juga memastikan kegiatan belajar mengajar di Madrasah Pembangunan, TK Ketilang, dan SMK/SMA Triguna tetap berlangsung normal tanpa gangguan.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh layanan pendidikan tetap berjalan optimal. Integrasi ini bukan hanya soal penyelesaian persoalan kelembagaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperbesar kontribusi lembaga-lembaga tersebut bagi masyarakat," jelasnya. Baca juga: P2G Soroti Dampak Instruksi Penerapan Bahasa Prancis di Sekolah, Khawatir Bebani Siswa
Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, UIN Jakarta berharap seluruh sivitas akademika, tenaga pendidik, peserta didik, orang tua, alumni, dan masyarakat dapat bersama-sama mendukung proses integrasi sehingga dapat berjalan lancar. Serta membawa manfaat bagi pengembangan pendidikan Islam yang unggul, modern, dan berdaya saing.
"Hari ini yang menang bukan satu pihak atau pihak lainnya, melainkan kepentingan pendidikan. Kesepahaman yang telah dicapai menjadi fondasi penting untuk melangkah ke depan secara bersama-sama," tuturnya.
(poe)
Lihat Juga :