Nanik S Deyang Ancam Tutup SPPG Jika Tak Beli Telur Langsung dari Peternak
Senin, 01 Juni 2026 - 17:57 WIB
BGN mendorong kebijakan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih adaftif terhadap kondisi pangan daerah. Caranya dengan mengatur menu dan belanja bahan sesuai dengan ketersediaan pangan dan kearifan lokal daerah.
Kebijakan ini untuk mendukung pertumbuhan perekonomian rakyat dan menjaga kestabilan rantai pasok pangan di daerah tetap aman dan terkendali. Untuk itu Direktorat Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat, Badan Gizi Nasional dan Pemerintah Daerah Magetan menggelar pertemuan dan turun ke pasar untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memantau laju ekonomi lokal.
Nanik S Deyang dan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengunjungi pasar dan bertemu muka dengan ratusan pelaku usaha di kawasan wisata refugia. Langkah ini merupakan respons lanjutan BGN dan Pemda Magetan atas terjadinya aksi demonstrasi bagi-bagi telur gratis oleh para peternak ayam petelur di kawasan simpang empat Alun-Alun Magetan pada awal Mei lalu.
Pemerintah tengah berupaya membangun kebijakan yang lebih kolaboratif antara SPPG dengan para pelaku ekonomi lokal. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan rantai pasok bahan pangan MBG yang mendukung perekonomian warga setempat.
Fasilitasi sinergi ekonomi kerakyatan serupa telah dilaksanakan BGN di berbagai tempat. Sebelumnya di Jawa Barat, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat. Upaya sinergi pusat dan daerah tersebut mendapat dukungan positif, termasuk di Magetan yang disambut positif pemerintah daerah setempat.
Kebijakan ini untuk mendukung pertumbuhan perekonomian rakyat dan menjaga kestabilan rantai pasok pangan di daerah tetap aman dan terkendali. Untuk itu Direktorat Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat, Badan Gizi Nasional dan Pemerintah Daerah Magetan menggelar pertemuan dan turun ke pasar untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memantau laju ekonomi lokal.
Nanik S Deyang dan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengunjungi pasar dan bertemu muka dengan ratusan pelaku usaha di kawasan wisata refugia. Langkah ini merupakan respons lanjutan BGN dan Pemda Magetan atas terjadinya aksi demonstrasi bagi-bagi telur gratis oleh para peternak ayam petelur di kawasan simpang empat Alun-Alun Magetan pada awal Mei lalu.
Pemerintah tengah berupaya membangun kebijakan yang lebih kolaboratif antara SPPG dengan para pelaku ekonomi lokal. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan rantai pasok bahan pangan MBG yang mendukung perekonomian warga setempat.
Fasilitasi sinergi ekonomi kerakyatan serupa telah dilaksanakan BGN di berbagai tempat. Sebelumnya di Jawa Barat, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat. Upaya sinergi pusat dan daerah tersebut mendapat dukungan positif, termasuk di Magetan yang disambut positif pemerintah daerah setempat.
Lihat Juga :