Nanik S Deyang Ancam Tutup SPPG Jika Tak Beli Telur Langsung dari Peternak

Senin, 01 Juni 2026 - 17:57 WIB
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menghadiri acara Sinergi Elonomi Kerakyatan Pemberdayaan Peternakan dan Usaha Mikro Mendukung Program Makan Bergizi Gratis di Magetan, Jawa Timur, Senin (1/6/2026). Foto/Dok. SindoNews
MAGETAN - Badan Gizi Nasional (BGN) mengancam menutup atau men-suspent dapur Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak membeli telur langsung ke peternak . Ancaman ini dilontarkanWakil Ketua BGN Nanik Sudaryati Deyang saat acara Sinergi Elonomi Kerakyatan Pemberdayaan Peternakan dan Usaha Mikro Mendukung Program Makan Bergizi Gratis di Magetan, Jawa Timur, Senin (1/6/2026).

Nanik berharap, dengan membeli langsung ke peternak bisa meningkatkan kesejahteraan peternak. Saat ini, harga telur cenderung turun di angka Rp 22.000 hingga Rp 23.000. Kalau bisa harganya bisa mencapai Rp 24.000 dari peternak. Baca juga: BGN Wajibkan Dapur MBG Prioritaskan Ibu Hamil dan Balita, Ahli Gizi: Fokus Tekan Stunting



Langkah ini sebagai bentuk intervensi BGN dalam meningkatkan kesejahteraan serta ekonomi peternak. "Kita harapkan SPPG menggunakan telur selama tiga sampai empat kali (dalam seminggu). Langkah yang sama kami lakukan saat harga kentang di Brebes turun, waktu itu kita instruksikan kentang dijadikan sebagai pengganti karbohidrat," katanya.

Dorong Menu Lebih Adaptif pada Daerah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!