Anak-anak di Banyuwangi Lepas Ratusan Belut ke Sawah
Senin, 21 September 2020 - 10:09 WIB
Anak-anak belajar konservasi alam dengan melepaskan ratusan ekor belut di sawah. Foto/iNews TV/Eris Utomo
BANYUWANGI - Penuh keceriaan, anak-anak di Perumahan Puri Brawijaya Permai, Kelurahan Kebalenan, Kabupaten Banyuwangi , membaca buku di pos kampling yang ada di perumahan tersebut.
Berbagai jenis buku bacaan untuk anak, sengaja disediakan di pos kampling tersebut sebagai upaya membangun budaya literasi di tengah masyarakat. (Baca juga: Ngamuk Saat Tes Urine, Pengunjung Bar Positif Narkoba )
Bukan hanya menyediakan buku bacaan saja, pengelola taman baca di pos kampling ini kerap memberikan edukasi kepada warga utamanya anak-anak sebagai implementasi dari buku bacaan yang telah dibaca.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah dengan belajar konservasi alam menggunakan belut sawah. "Belut dikembang biakkan di taman baca , lalu di lepaskan ke sawah untuk menjaga kelestariannya," ujar pembina taman baca , Hari Utomo.
(Baca juga: Tengah Malam Polrestabes Medan Gelar Razia, Pelanggar Kocar-kacir )
Mereka juga mengajak masyarakat untuk tidak menangkap belut di sawah menggunakan listrik maupun racun. Hari yang juga pendiri Rumah Inspirasi Nusantara ini, membudidayakan belut dengan metode hidroponik.
Berbagai jenis buku bacaan untuk anak, sengaja disediakan di pos kampling tersebut sebagai upaya membangun budaya literasi di tengah masyarakat. (Baca juga: Ngamuk Saat Tes Urine, Pengunjung Bar Positif Narkoba )
Bukan hanya menyediakan buku bacaan saja, pengelola taman baca di pos kampling ini kerap memberikan edukasi kepada warga utamanya anak-anak sebagai implementasi dari buku bacaan yang telah dibaca.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah dengan belajar konservasi alam menggunakan belut sawah. "Belut dikembang biakkan di taman baca , lalu di lepaskan ke sawah untuk menjaga kelestariannya," ujar pembina taman baca , Hari Utomo.
(Baca juga: Tengah Malam Polrestabes Medan Gelar Razia, Pelanggar Kocar-kacir )
Mereka juga mengajak masyarakat untuk tidak menangkap belut di sawah menggunakan listrik maupun racun. Hari yang juga pendiri Rumah Inspirasi Nusantara ini, membudidayakan belut dengan metode hidroponik.
Lihat Juga :