Program Suara Warga, Generasi Muda Kaltim Kawal IKN sebagai Ibu Kota Politik
Selasa, 26 Mei 2026 - 17:04 WIB
“Warga Muda ingin mendorong adanya citizen committee di IKN sebagai ruang partisipasi yang lebih terstruktur bagi anak muda dan masyarakat sipil. Melalui Suara Warga, kami ingin memastikan suara anak muda tidak hanya ramai, tetapi juga memiliki pengaruh dalam pembangunan dan kebijakan,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Konsorsium Gerbangtara Aie Natasha mengatakan, anak muda Kalimantan Timur harus mampu beradaptasi dengan perubahan sosial-politik yang terjadi seiring pembangunan kawasan baru di Kalimantan Timur.
Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin mengapresiasi keterlibatan aktif generasi muda dalam ruang dialog kebijakan yang konstruktif. “Saya bangga melihat anak-anak muda yang kritis dan tidak mudah terbawa arus. Kalian yang ada di sini dan telah terpilih menjadi bagian dari Suara Warga telah membuktikan bahwa anak muda hanya butuh ruang dan kesempatan untuk dapat mengoptimalkan potensinya. IKN terbuka dengan gagasan kritis dan potensi-potensi tersebut,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta Suara Warga juga memaparkan dan menyerahkan policy brief yang telah disusun sebagai bentuk rekomendasi kebijakan berbasis perspektif anak muda terkait demokrasi partisipatif, ruang digital, serta pembangunan daerah di Kalimantan Timur.
Melalui program Suara Warga, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi mampu menjadi aktor yang aktif, kritis, dan terlibat langsung dalam membentuk masa depan demokrasi Indonesia dari Kalimantan Timur.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Konsorsium Gerbangtara Aie Natasha mengatakan, anak muda Kalimantan Timur harus mampu beradaptasi dengan perubahan sosial-politik yang terjadi seiring pembangunan kawasan baru di Kalimantan Timur.
Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin mengapresiasi keterlibatan aktif generasi muda dalam ruang dialog kebijakan yang konstruktif. “Saya bangga melihat anak-anak muda yang kritis dan tidak mudah terbawa arus. Kalian yang ada di sini dan telah terpilih menjadi bagian dari Suara Warga telah membuktikan bahwa anak muda hanya butuh ruang dan kesempatan untuk dapat mengoptimalkan potensinya. IKN terbuka dengan gagasan kritis dan potensi-potensi tersebut,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta Suara Warga juga memaparkan dan menyerahkan policy brief yang telah disusun sebagai bentuk rekomendasi kebijakan berbasis perspektif anak muda terkait demokrasi partisipatif, ruang digital, serta pembangunan daerah di Kalimantan Timur.
Melalui program Suara Warga, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi mampu menjadi aktor yang aktif, kritis, dan terlibat langsung dalam membentuk masa depan demokrasi Indonesia dari Kalimantan Timur.
(jon)
Lihat Juga :