Pukulan Telak untuk Pembelot Top Korut, Kim Jong-un Masih Hidup
Senin, 04 Mei 2020 - 16:20 WIB
"Saya sadar bahwa salah satu alasan mengapa banyak dari Anda memilih saya sebagai anggota Parlemen adalah dengan harapan analisis dan proyeksi yang akurat tentang masalah Korea Utara," kata Thae dalam sebuah pernyataan.
"Saya merasakan kesalahan dan tanggung jawab yang berat," katanya lagi, seperti dikutip Reuters, Senin (4/5/2020). "Apa pun alasannya, saya meminta maaf kepada semua orang."
Seorang pembelot terkemuka lainnya yang terpilih sebagai anggpta Parlemen di Korea Selatan, Ji Seong-ho, mengatakan dalam sebuah wawancara media bahwa dia 99 persen yakin Kim Jong-un telah meninggal setelah operasi kardiovaskular dan sebuah pengumuman resmi akan datang secepatnya pada hari Sabtu.
Ji, yang diundang untuk menghadiri pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada tahun 2018, tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar pada hari Senin.
Ji mengatakan kepada Reuters pada hari Jumat bahwa dia telah menerima informasi tentang kematian Kim Jong-un dari sumber yang tidak bisa dia ungkapkan. Dia menambahkan dia mencalonkan diri untuk jabatan anggota Parlemen guna menarik perhatian pada pelanggaran hak asasi manusia di Korea Utara.
"Saya merasakan kesalahan dan tanggung jawab yang berat," katanya lagi, seperti dikutip Reuters, Senin (4/5/2020). "Apa pun alasannya, saya meminta maaf kepada semua orang."
Seorang pembelot terkemuka lainnya yang terpilih sebagai anggpta Parlemen di Korea Selatan, Ji Seong-ho, mengatakan dalam sebuah wawancara media bahwa dia 99 persen yakin Kim Jong-un telah meninggal setelah operasi kardiovaskular dan sebuah pengumuman resmi akan datang secepatnya pada hari Sabtu.
Ji, yang diundang untuk menghadiri pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada tahun 2018, tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar pada hari Senin.
Ji mengatakan kepada Reuters pada hari Jumat bahwa dia telah menerima informasi tentang kematian Kim Jong-un dari sumber yang tidak bisa dia ungkapkan. Dia menambahkan dia mencalonkan diri untuk jabatan anggota Parlemen guna menarik perhatian pada pelanggaran hak asasi manusia di Korea Utara.
Lihat Juga :