Debat Perdana, Reynaldo Ajak Kader HIPMI Bantu Pemerintah Wujudkan Ekonomi 8%
Sabtu, 09 Mei 2026 - 22:43 WIB
Reynaldo Bryan calon Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 mengajak kader HIPMI mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8%. Foto/istimewa.
JAMBI - Debat perdana calon Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 digelar di BW Luxury Hotel, Jambi hari ini. Debat ini merupakan rangkaian tahapan Musyawarah Nasional (Munas) ke-XVIII yang merupakan agenda wajib organisasi yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali.
Dalam debat kali ini, Reynaldo Bryan mengajak pengusaha muda HIPMI untuk dapat mengambil bagian dalam mewujudkan pembangunan nasional secara berkelanjutan, terutama membantu pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8%.
“HIPMI memiliki daya tawar dan peran yang sangat strategis dalam membantu Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8 persen,” ujar Reynaldo, Sabtu (9/5/2026).
Baca juga: William Heinrich Optimistis Kolaborasi Pemerintah-Pengusaha Jadi Kunci Wujudkan Visi Indonesia Emas
Dalam paparannya, Reynaldo mengungkapkan saat ini pemerintah telah berhasil keluar dari jebakan pertumbuhan 5%. “Pada triwulan I tahun 2026 pertumbuhan ekonomi kita telah mencapai 5,61% (year-on-year/yoy), dibandingkan Triwulan IV tahun lalu yang masih di angka 5,39%,” tuturnya.
Dalam debat kali ini, Reynaldo Bryan mengajak pengusaha muda HIPMI untuk dapat mengambil bagian dalam mewujudkan pembangunan nasional secara berkelanjutan, terutama membantu pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8%.
“HIPMI memiliki daya tawar dan peran yang sangat strategis dalam membantu Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8 persen,” ujar Reynaldo, Sabtu (9/5/2026).
Baca juga: William Heinrich Optimistis Kolaborasi Pemerintah-Pengusaha Jadi Kunci Wujudkan Visi Indonesia Emas
Dalam paparannya, Reynaldo mengungkapkan saat ini pemerintah telah berhasil keluar dari jebakan pertumbuhan 5%. “Pada triwulan I tahun 2026 pertumbuhan ekonomi kita telah mencapai 5,61% (year-on-year/yoy), dibandingkan Triwulan IV tahun lalu yang masih di angka 5,39%,” tuturnya.
Lihat Juga :