Muktamar ke-35 NU, Masyayikh Sarang Restui dan Doakan Gus Salam Menakhodai PBNU

Jum'at, 08 Mei 2026 - 22:15 WIB
"Salah satunya, PCNU Blora yang mengapresiasi banyaknya kader NU yang maju menjadi kandidat calon Ketua Umum PBNU. Ini menunjukkan NU tidak kehilangan banyak kader unggul,” tambahnya.

Terpisah, Pengasuh PP Ma'hadul ilmi Asy-Syar'i (MIS) Sarang Rembang, KH Achmad Rosikh Roghibi atau yang dikenal Gus Rosikh menyampaikan kiai-kiai pengasuh pondok pesantren di Sarang sepakat mendukung, merestui dan mendoakan KH Abdus Salam Shohib untuk menakhodai PBNU dalam Muktamar ke-35, mendatang.

“Gus Salam dinilai oleh kiai-kiai Sarang adalah figur paling tepat yang memiliki kepedulian terhadap masa depan jam’iyah, khususnya dalam menjaga nilai-nilai Islam Aswaja, sekaligus merespons tantangan zaman," kata Gus Rosikh yang turut mendampingi Gus Salam, saat sowan.

Gus Rosikh menjelaskan, NU di abad kedua membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara personal, tetapi juga jelas secara visi dan arah gerakannya. Menurut Gus Rosikh, dalam membaca dinamika jelang Muktamar ke-35 NU ini, banyak pihak hanya fokus pada siapa sosok yang akan memimpin, bukan apa gagasan yang dibawa dan mengapa gagasan itu penting.

“NU di abad kedua ini tidak cukup hanya dengan sopir yang piawai dan navigator yang paham peta global, tetapi juga membutuhkan mesin baru dengan pengemudi yang benar-benar memahami arah dan tujuan jam’iyah,” ujar Gus Rosikh.

Gus Rosikh juga menekankan pentingnya kepemimpinan PBNU yang berasal dari dzuriyah muasis yakni keturunan para pendiri NU serta kiai yang memiliki kedekatan nyata dengan kehidupan pesantren, kepedulian tinggi terhadap kemajuan pesantren dan lembaga pendidikan didalamnya, terutama TPQ dan madrasah diniyyah.

"Hal itu penting untuk menjaga kesinambungan antara nilai, tradisi, dan ruh perjuangan NU agar tidak tercerabut dari akar historisnya," paparnya.

Atas dasar itu, Gus Rosikh menyampaikan dukungan kepada Gus Salam karena dinilai memiliki kapasitas, kepedulian dan kedekatan dengan pesantren.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!