Bina Marga Jakbar: MoU Kerja Sama Infrastruktur Antarwilayah Perlu

Kamis, 07 Mei 2026 - 21:03 WIB
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Tangerang Maulana A Damanik menuturkan, konektivitas antarwilayah saat ini telah didukung sistem transportasi yang semakin terintegrasi. "Harapannya tentu masyarakat bisa berpindah menggunakan angkutan massal yang aman dan nyaman, serta terhubung dengan Transjakarta, KRL, hingga kereta bandara," ujar Damanik.

Dalam forum tersebut, penggiat media sosial Budhi Haryadi mengusulkan pembentukan badan koordinasi pembangunan infrastruktur lintas kawasan yang lebih terintegrasi. Tingginya mobilitas masyarakat Jabodetabek memerlukan sistem koordinasi yang lebih kuat agar pembangunan berjalan efektif dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

"FGD ini jangan berhenti di sini. Selain masyarakat dan pemangku wilayah, penyatuan pemahaman antar perangkat daerah juga sangat penting," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ, Endriansyah (Rian) mengatakan infrastruktur jalan merupakan instrumen penting dalam sistem ekonomi perkotaan. "Infrastruktur jalan bukan sekadar fasilitas, tetapi instrumen strategis dalam mendorong akselerasi ekonomi," tegasnya.

Ia mengatakan kualitas jalan berpengaruh langsung terhadap efisiensi distribusi barang, mobilitas tenaga kerja, hingga daya saing kota. "Saya ingin FGD menghasilkan rekomendasi strategis untuk memperkuat konektivitas wilayah dan ketahanan ekonomi Jakarta Barat melalui pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan berkelanjutan," pungkas Rian.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!