Dihantam Gelombang Tinggi, 1 Nelayan Hilang di Perairan Cihara

Minggu, 20 September 2020 - 10:30 WIB
“Pagi tadi kita mencari korban dengan menyisir bibir pantai ke arah barat. Saat ini kita mencoba mencari korban dengan menggunakan kapal kincang milik nelayan, menuju lokasi kejadian. Perahu korban dihantam gelombang tinggi saat akan mencari ikan di laut, pada Sabtu pukul 3 sore kemarin. Namun, hingga saat ini korban belum ditemukan,” paparnya, Minggu (20/9/2020).

Korban diketahui hilang setelah salah seorang korban selamat bernama Luki, melaporkan kejadian tenggelamnya kapal mereka kepada keluarga korban di kampung Babakan Bandung, kecamatan Cikeusik kabupaten Pandeglang, Banten, malam tadi. (Baca juga: Aksi Teror Penembakan OPM di Papua Makin Beringas Jelang Sidang Umum PBB)

Kemudian keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib, Minggu pagi. Ono (30) menjelaskan kepada petugas bahwa kerabat mereka masih hilang di lautan saat mencari ikan. (Baca juga: Kena Razia, PSK Ini Menangis saat Dimasukkan ke Mobil Bersama Pocong)

”Setelah mendapatkan laporan dari saudara Luki, saya melaporkan kejadian hilangnya saudara Edi, ke petugas. Perahu Edi, terbalik saat akan kembali ke perairan Bayah menuju Binuangeun. Perahu korban terbalik setelah dihantam gelombang tinggi, yang mengakibatkan perahu korban tenggelam,” ujarnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!