Perkuat Digitalisasi, Undira Asah Keterampilan Teknis UMKM di Bekasi

Kamis, 30 April 2026 - 13:32 WIB
Hasil survei awal menunjukkan adanya kesenjangan antara kepemilikan perangkat digital dengan kemampuan pemanfaatannya. Mayoritas peserta telah memiliki telepon pintar, namun penggunaannya masih terbatas pada komunikasi personal dan konsumsi hiburan, belum diarahkan pada pemanfaatan teknologi digital untuk keperluan usaha.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pelatihan dirancang dalam empat modul utama yakni literasi digital dasar dan keamanan digital, strategi pemasaran media sosial, pembuatan konten digital, serta pemanfaatan e-commerce dan WhatsApp Business. Metode blended learning diterapkan agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga langsung mempraktikkan keterampilan yang dipelajari.

Pendekatan ini terbukti efektif. Evaluasi menunjukkan rata-rata skor literasi digital peserta meningkat signifikan, dengan lebih dari 80 persen peserta berhasil mengaktifkan akun bisnis di media sosial secara mandiri. Seluruh peserta juga mampu menghasilkan konten promosi yang siap dipublikasikan, sementara sebagian besar telah memiliki katalog produk digital melalui WhatsApp Business.

Lebih jauh, peningkatan kemampuan teknis ini berimplikasi langsung pada aspek kewirausahaan. Peserta mulai memahami pentingnya konsistensi konten, identitas visual produk, hingga respons cepat terhadap konsumen sebagai bagian dari strategi membangun kepercayaan pasar.

Program ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi digital UMKM, termasuk inisiatif UMKM Go Digital yang digagas Kementerian Koperasi dan UKM. Pada tataran yang lebih luas, pendekatan berbasis komunitas seperti ini menjadi instrumen konkret dalam mewujudkan inklusivitas ekonomi digital, di mana pelaku usaha kecil di tingkat lokal memiliki akses yang setara terhadap peluang di ekosistem digital nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!