Kemacetan di Penyeberangan Merak Dikeluhkan, Gapasdap Minta Pemerintah Bangun Dermaga
Kamis, 02 April 2026 - 16:13 WIB
Baca juga: Menhub Klaim Arus Mudik–Balik Lebaran 2026 Lebih Lancar, Kecepatan Rerata Kendaraan 81 Km/Jam
Menanggapi hal itu, Ketua DPC Gapasdap Merak Togar Napitupulu menegaskan, kapal-kapal yang banyak menganggur di lintasan penyeberangan Merak tidak mungkin bisa dioperasikan semua karena terbatasnya jumlah dermaga tempat bersandarnya kapal-kapal tersebut.
“Jumlah kapal yang sedang tidak beroperasi atau menganggur memang banyak, tapi karena keterbatasan jumlah dermaga, maka kapal-kapal tersebut tidak memungkinkan lagi untuk dioperasikan," ujarnya.
Menurut Togar, supaya kapal-kapal mengganggur tersebut bisa dioperasikan secara maksimal, ASDP perlu menambahkan atau membangun beberapa dermaga baru.
"Kami akan mendorong ASDP dan pemerintah untuk segera membangun dermaga-dermaga baru agar kapal-kapal yang banyak menganggur tersebut bisa dioperasikan secara maksimal sehingga kejadian antrean kendaraan dan kerugian-kerugian yang timbul akibat antrean tidak terulang kembali," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Ketua DPC Gapasdap Merak Togar Napitupulu menegaskan, kapal-kapal yang banyak menganggur di lintasan penyeberangan Merak tidak mungkin bisa dioperasikan semua karena terbatasnya jumlah dermaga tempat bersandarnya kapal-kapal tersebut.
“Jumlah kapal yang sedang tidak beroperasi atau menganggur memang banyak, tapi karena keterbatasan jumlah dermaga, maka kapal-kapal tersebut tidak memungkinkan lagi untuk dioperasikan," ujarnya.
Menurut Togar, supaya kapal-kapal mengganggur tersebut bisa dioperasikan secara maksimal, ASDP perlu menambahkan atau membangun beberapa dermaga baru.
"Kami akan mendorong ASDP dan pemerintah untuk segera membangun dermaga-dermaga baru agar kapal-kapal yang banyak menganggur tersebut bisa dioperasikan secara maksimal sehingga kejadian antrean kendaraan dan kerugian-kerugian yang timbul akibat antrean tidak terulang kembali," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :