Wakapolda Papua Barat: Tata Kelola Kebijakan Sebaiknya Berbasis Risiko

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:21 WIB
Tata kelola kebijakan berbasis risiko, kata Sulastiana, sangat penting, terutama bagi wilayah dengan dinamika pembangunan yang tinggi seperti Papua Barat, di mana kebijakan pemerintah sering kali bersinggungan langsung dengan aspek sosial budaya dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, panitia wisuda Universitas Caritas Indonesia mengapresiasi orasi ilmiah Sulastiana yang dinilai berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus menjadi referensi penting bagi perumus kebijakan publik. Bagi Universitas Caritas Indonesia, kehadiran Sulastiana, figur dengan latar belakang akademik sekaligus praktisi, menjadi simbol arah pendidikan tinggi yang ingin dikembangkan. Kampus tersebut berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta kapasitas kepemimpinan.

Wisuda angkatan pertama ini sekaligus menjadi langkah awal bagi Universitas Caritas Indonesia dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di Papua Barat. Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan jangka panjang di wilayah tersebut.

Di tengah dinamika perubahan sosial yang cepat, orasi ilmiah Sulastiana menjadi pengingat akan pentingnya peran ruang akademik. Perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai tempat mencetak lulusan, tetapi juga sebagai pusat lahirnya gagasan yang mampu membentuk arah kebijakan dan masa depan masyarakat.

Profil Brigjen Pol. Sulastiana
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!