PASPI: Pengembangan SDM Kelapa Sawit Kunci Daya Saing Global

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:28 WIB
"Sejak awal berdiri BPDP telah mempersiapkan SDM industri sawit melalui penyediaan beasiswa pendidikan sarjana untuk anak- anak petani sawit. Program ini merupakan suatu reinvestasi dana pungutan ekspor," katanya.

Dia mendorong BPDP memperluas program pengembangan SDM kelapa sawit untuk menjawab kebutuhan industri yang semakin kompleks. Berdasarkan data tahun 2025, sebanyak 13.265 peserta telah memperoleh beasiswa untuk pengembangan SDM industri sawit di berbagai perguruan tinggi. Kemudian program pelatihan teknis telah menjangkau sekitar 32.152 petani kelapa sawit.

Tahun 2026 BPDP menargetkan kuota beasiswa mencapai 5.000 mahasiswa baru dengan fokus pada penguatan kompetensi di bidang teknis dan teknologi perkebunan. "Memang jika dibandingkan dengan kebutuhan peningkatan maupun penyiapan SDM industri sawit yang diperlukan, apa yang telah dilakukan BPDP masih perlu diperbesar di masa mendatang," ucap Tungkot.

Dia mengharapkan BPDP melahirkan generasi kelapa sawit yang berkualitas dan berdaya saing. Untuk memperkuat daya saing global, kualitas SDM industri sawit nasional harus mampu melampaui negara pesaing seperti Malaysia.

"Inilah tantangan terbesar dalam SDM industri sawit kita. Bagaimana reinvestasi dana sawit untuk membangun dan mempersiapkan SDM sawit yang lebih unggul dari negara pesaing kita bahkan lebih unggul dari industri lain," ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!