Wali Kota Bogor Apresiasi Tren Urban Farming Selama Pandemi
Jum'at, 18 September 2020 - 02:30 WIB
Bima berharap, dengan pengembangan urban farming, selain bisa membantu ketahanan pangan keluarga, juga bisa ada tambahan secara ekonomi ketika panen. "Mungkin ada tambahan ekonomi dari budidaya ini, tapi rasanya itu bukan segalanya. Utamanya adalah kebersamaan yang paling mahal. Kalau sudah bersama, sudah kompak, sudah solid, enak ke depannya," katanya. (Baca juga: Giant se-Bogor Tutup karena Ada Pegawainya Meninggal, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 )
Di tempat tersebut, Bima Arya bersama warga melakukan panen budidaya lele mandiri (Budiman), melihat pameran produk lokal warga dari hasil urban farming, seperti olahan lele dengan nama Lesgo (lele siap goreng).
Bima juga melihat P3K (Pojok Peduli Pangan Keluarga) di mana paket hasil urban farming yang dikemas kemudian bebas diambil warga dengan konsep donasi sukarela dari warga untuk warga.
Sementara itu, Ketua RT 02 Griya Melati, Emil Rachman mengungkapkan semua aktivitas tersebut dikemas oleh warga untuk warga. "Kami memanfaatkan lahan yang terbatas di perumahan kita untuk bercocok tanam sayuran dan beternak ikan lele. Kegiatan ini digerakan saat awal masa PSBB di tengah pandemi ini," kata Emil.
"Gerakan ini sebetulnya bukan sekedar memelihara lele, bercocok tanam kangkung, tapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan antarsesama tetangga," katanya.
Di tempat tersebut, Bima Arya bersama warga melakukan panen budidaya lele mandiri (Budiman), melihat pameran produk lokal warga dari hasil urban farming, seperti olahan lele dengan nama Lesgo (lele siap goreng).
Bima juga melihat P3K (Pojok Peduli Pangan Keluarga) di mana paket hasil urban farming yang dikemas kemudian bebas diambil warga dengan konsep donasi sukarela dari warga untuk warga.
Sementara itu, Ketua RT 02 Griya Melati, Emil Rachman mengungkapkan semua aktivitas tersebut dikemas oleh warga untuk warga. "Kami memanfaatkan lahan yang terbatas di perumahan kita untuk bercocok tanam sayuran dan beternak ikan lele. Kegiatan ini digerakan saat awal masa PSBB di tengah pandemi ini," kata Emil.
"Gerakan ini sebetulnya bukan sekedar memelihara lele, bercocok tanam kangkung, tapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan antarsesama tetangga," katanya.
(abd)
Lihat Juga :