Indonesia Re Gandeng Akademisi dan Pemerintah Perkuat Pusat Riset Risiko Bencana Nasional
Rabu, 04 Maret 2026 - 22:55 WIB
Selain kontribusi teknis, Indonesia Re turut berperan sebagai ko-inisiator seminar bersama DJPPR dan ITB, mengoordinasikan partisipasi pelaku industri reasuransi global dan nasional, menjadi narasumber dalam forum, serta mendukung penguatan kolaborasi lintas institusi dalam pengembangan pusat riset risiko bencana nasional.
Direktur Teknik dan Operasi Indonesia Re, Delil Khairat, menegaskan bahwa penguatan pemodelan risiko merupakan fondasi penting bagi efektivitas kebijakan transfer risiko bencana nasional. “Melalui pengembangan pemodelan risiko nasional dan instrumen transfer risiko yang terintegrasi, Indonesia memperkuat perlindungan fiskal negara berbasis kapasitas nasional dan kolaborasi global,” ujar Delil.
Agenda penting lainnya dalam forum ini adalah peluncuran ITB Center for Catastrophic Risk and Finance sebagai pusat riset multi-institusional yang berfokus pada pengembangan model risiko bencana nasional secara berkelanjutan. Kehadiran pusat riset ini diharapkan memperkuat basis data dan analisis risiko sebagai landasan kebijakan pembiayaan dan perlindungan bencana yang lebih terukur.
Ke depan, Indonesia Re bersama mitra strategis akan terus mendorong pemanfaatan model risiko bencana yang dihasilkan pusat riset nasional untuk mendukung pengambilan kebijakan, pengembangan produk perlindungan, serta penguatan industri perasuransian nasional dalam menghadapi risiko bencana yang semakin kompleks.
Direktur Teknik dan Operasi Indonesia Re, Delil Khairat, menegaskan bahwa penguatan pemodelan risiko merupakan fondasi penting bagi efektivitas kebijakan transfer risiko bencana nasional. “Melalui pengembangan pemodelan risiko nasional dan instrumen transfer risiko yang terintegrasi, Indonesia memperkuat perlindungan fiskal negara berbasis kapasitas nasional dan kolaborasi global,” ujar Delil.
Agenda penting lainnya dalam forum ini adalah peluncuran ITB Center for Catastrophic Risk and Finance sebagai pusat riset multi-institusional yang berfokus pada pengembangan model risiko bencana nasional secara berkelanjutan. Kehadiran pusat riset ini diharapkan memperkuat basis data dan analisis risiko sebagai landasan kebijakan pembiayaan dan perlindungan bencana yang lebih terukur.
Ke depan, Indonesia Re bersama mitra strategis akan terus mendorong pemanfaatan model risiko bencana yang dihasilkan pusat riset nasional untuk mendukung pengambilan kebijakan, pengembangan produk perlindungan, serta penguatan industri perasuransian nasional dalam menghadapi risiko bencana yang semakin kompleks.
(unt)
Lihat Juga :