Tanggul Sungai Citarum di Muaragembong Bekasi Jebol, Rendam Permukiman Warga
Selasa, 20 Januari 2026 - 07:17 WIB
Menurutnya, posisi tanggul yang berbatasan langsung dengan jalan raya membuat air sungai dengan cepat mengalir deras ke permukiman warga. Ketinggian air di sejumlah titik bahkan mencapai sekitar 1 meter.
Warga pun berupaya melakukan penanganan darurat dengan membendung aliran air menggunakan karung berisi tanah dan pasir serta penahan bambu. Upaya tersebut dilakukan secara manual sejak secara bergotong royong. “Warga berusaha nahan air pakai karung-karung tanah dan bambu,” ujarnya.
Baca juga: Sungai Citarum Meluap, Ribuan Orang di 2 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Banjir
Selain itu, warga juga menyelamatkan barang-barang berharga dan mengamankan anggota keluarga ke tempat yang lebih tinggi. “Warga masih mengeluarkan barang-barangnya dari dalam rumah. Sebagian ditaruh di tempat yang lebih tinggi dan kokoh. Ada barang yang selamat, tapi ada juga yang rusak,” tambah Satibi
Dampak jebolnya tanggul tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga memutus aktivitas masyarakat karena jalan utama ikut terendam banjir. Selain itu, ribuan hektare tambak dan sawah terancam gagal panen.
Warga pun berupaya melakukan penanganan darurat dengan membendung aliran air menggunakan karung berisi tanah dan pasir serta penahan bambu. Upaya tersebut dilakukan secara manual sejak secara bergotong royong. “Warga berusaha nahan air pakai karung-karung tanah dan bambu,” ujarnya.
Baca juga: Sungai Citarum Meluap, Ribuan Orang di 2 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Banjir
Selain itu, warga juga menyelamatkan barang-barang berharga dan mengamankan anggota keluarga ke tempat yang lebih tinggi. “Warga masih mengeluarkan barang-barangnya dari dalam rumah. Sebagian ditaruh di tempat yang lebih tinggi dan kokoh. Ada barang yang selamat, tapi ada juga yang rusak,” tambah Satibi
Dampak jebolnya tanggul tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga memutus aktivitas masyarakat karena jalan utama ikut terendam banjir. Selain itu, ribuan hektare tambak dan sawah terancam gagal panen.
Lihat Juga :