Prospek Luar Biasa, Porang Akan Dikembangkan di Banyuasin

Rabu, 16 September 2020 - 16:54 WIB
"Dalam proses kedepannya, Yok kita petakan agar pengembangan Porang ini diminati, namun dikelola agar tidak terjadi over supply. Harus ada keseimbangan antara demand dan supply. Maka rencana tata ruang wilayah penting dan ini merupakan peran pemerintah. Kita juga perlu melakukan edukasi sejak awal," ujar HD.

Lanjutnya, HD juga meminta agar dilakukan koordinasi dan komunikasi yang baik, antar Pemprov dan Pemkab, yang juga melibatkan pihak kementerian agar proses budidaya dapat dilakukan dengan sistematis tanpa adanya over supply. Bahkan jika memungkinkan untuk dibuat pabrik untuk menghasilkan produk-produk turunannya juga.

Bupati Banyuasin, H. Askolani, mengatakan Porang sudah ada di Banyuasin namun belum ada budidaya dengan bisnis ekonomi yang tinggi. Padahal proses budidaya Porang sendiri tidak membutuhkan proses penanaman yang mengganggu karena dapat juga ditanam diantara batang sawit dan karet. Selain itu, Porang bisa menghasilkan uang ratusan juta per hektare dimana 1 hektarenya dapat menghasilkan sekitar 80 ton.

"Dengan beberapa referensi penjelasan tentang prospek Porang, ini memberikan prospek luar biasa yang akan dikembangkan di Banyuasin selain padi jagung dan tanamam lainnya. Jika hal ini bisa dikembangkan dengan baik, maka akan meningkatkan perekonomian dan kedepannya dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Saya sangat menyambut baik untuk jadi pilot project di Banyuasin," tutur Dia

Ketua Pelaksana, Eka juarsa Asnawi, mengatakan biji porang ini digunakan sebagai bahan baku industri antara lain kosmetik, lem, tahu, mie sirataki, dan lain sebagainya. Menurutnya kebutuhan porang 20 ribu ton, dan Indonesia baru dapat memenuhi 10 persen kebutuhan yaitu 2000 ton.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!