Demi Keselamatan Pekerja, SPBUN Gelar Aksi Damai di Lereng Ijen

Kamis, 08 Januari 2026 - 09:51 WIB
Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) menggelar aksi damai di Lereng Ijen, Bondowoso, Jawa Timur. Aksi damai itu digelar guna menyuarakan rasa aman yang terusik akibat konflik lahan berlarut. Foto: Ist
BONDOWOSO - Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) menggelar aksi damai di Lereng Ijen, Bondowoso, Jawa Timur. Aksi damai itu digelar guna menyuarakan rasa aman yang terusik akibat konflik lahan berlarut.

Bagi mereka kebun kopi bukan sekadar bentangan tanaman produktif. Dia adalah ruang hidup, tempat menggantungkan masa depan keluarga sekaligus simbol kehadiran negara dalam melindungi hak bekerja secara layak dan aman.



Baca juga: 5 Destinasi Wisata di Banyuwangi Selain Kawah Ijen

“Yang kami perjuangkan bukan semata soal lahan, tetapi rasa aman untuk bekerja dan hidup. Ketika kebun dirusak, akses dibatasi, dan konflik dibiarkan berlarut, yang hilang bukan hanya tanaman kopi, tetapi juga ketenangan dan kepastian hidup pekerja beserta keluarganya,” ujar Ketua Serikat Pekerja Perkebunan Regional 5 PTPN I (bekas PTPN XII) Bramantyo, Kamis (8/1/2026).

Permasalahan yang berlangsung di kawasan Java Coffee Estate (JCE) dan Blawan, Bondowoso, berdampak pada kerusakan tanaman kopi, terganggunya aktivitas produksi, serta meningkatnya keresahan sosial di lingkungan kebun. Situasi itu tentu menjadi perhatian serius Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) sebagai entitas negara yang bertanggung jawab atas pengelolaan aset perkebunan sekaligus perlindungan pekerja.

Direktur Aset Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Agung Setya Imam Efendi mengatakan, permasalahan lahan di kawasan perkebunan negara tidak dapat dipandang semata sebagai persoalan operasional, tapi juga menyangkut aset negara, kepastian hukum, dan keselamatan manusia yang bekerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!