YLKI: Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Berpotensi Rugikan Konsumen
Rabu, 31 Desember 2025 - 20:47 WIB
“Jika harga mobil listrik tidak lagi kompetitif, konsumen bisa saja kembali ke mobil BBM. Situasi tersebut tentu bertolak belakang dengan pengembangan teknologi yang tengah didorong pemerintah,” ucapnya.
Kebijakan pencabutan subsidi ini tidak bisa dilihat semata dari sisi fiskal atau industri melainkan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap konsumen dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
YLKI meminta pemerintah melakukan kajian komprehensif sebelum mengambil keputusan final. “Kami mendorong pemerintah agar mengkaji secara mendalam dampak kebijakan ini terhadap konsumen baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Transisi teknologi hijau membutuhkan konsistensi kebijakan dan keberpihakan pada konsumen agar adopsinya dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Niti.
Menurut dia, keberhasilan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sangat bergantung pada keseimbangan antara kepentingan industri, fiskal negara, dan perlindungan konsumen.
Kebijakan pencabutan subsidi ini tidak bisa dilihat semata dari sisi fiskal atau industri melainkan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap konsumen dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
YLKI meminta pemerintah melakukan kajian komprehensif sebelum mengambil keputusan final. “Kami mendorong pemerintah agar mengkaji secara mendalam dampak kebijakan ini terhadap konsumen baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Transisi teknologi hijau membutuhkan konsistensi kebijakan dan keberpihakan pada konsumen agar adopsinya dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Niti.
Menurut dia, keberhasilan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sangat bergantung pada keseimbangan antara kepentingan industri, fiskal negara, dan perlindungan konsumen.
(jon)
Lihat Juga :