Krisis Sampah Tangsel Momentum Transisi Menuju Teknologi PSEL

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:44 WIB
Selain itu, ia menjelaskan bahwa kerja sama regional menjadi kunci jangka pendek. Pemkot melanjutkan koordinasi pembuangan sampah sementara ke daerah mitra, seperti TPA Cilowong di Serang, guna mengurangi beban berat di Cipeucang. Di tingkat akar rumput, pemerintah juga mengaktivasi kembali lebih dari 36 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di setiap kelurahan.

"Aspek kesehatan warga tetap nomor satu. Saya memerintahkan penyemprotan disinfektan dan cairan pengurai bau secara rutin di titik-titik tumpukan sampah yang belum terangkut untuk meminimalisir dampak sanitasi," tegasnya.

Benyamin juga mengetuk hati masyarakat untuk ikut terlibat dalam perubahan besar ini. Ia meyakini bahwa sentuhan tangan warga dalam memilah sampah dari sumbernya adalah bagian dari solusi humanis yang paling efektif.

"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Saya memohon kepada warga, mari kita mulai memilah sampah organik dan anorganik dari dapur kita masing-masing. Transisi ini memang berat, tapi ini adalah jalan menuju Tangerang Selatan yang lebih hijau dan bersih. Ini adalah warisan kita untuk masa depan anak cucu kelak," pungkasnya.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan bahwa langkah pembatasan di TPA Cipeucang saat ini adalah bagian dari tanggung jawab lingkungan untuk menghindari longsoran sampah ke aliran sungai. Transisi menuju PSEL dipandang sebagai satu-satunya jalan keluar yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh warga kota.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!