Putin Unjuk Kekuatan S-400 untuk Balas Manuver F-35 NATO
Rabu, 15 April 2020 - 10:54 WIB
Militer rezim Presiden Putin juga merilis video singkat dari tes tembak sistem pertahanan udara tersebut.
"Selama tugas tempur mereka, mereka mendeteksi dan menyerang rudal target yang mensimulasikan senjata serangan udara modern dan masa depan musuh," lanjut pernyataan militer.
Sistem S-400 dikembangkan oleh Almaz Central Design Bureau of Russia. Sistem baru ini menggantikan sistem pertahanan udara S-300P dan S-200 Angkatan Darat Rusia.
S-400 dikembangkan sebagai upgrade dari seri sistem S-300 dan mulai memasuki layanan militer pada April 2007.
Rusia membentuk empat resimen S-400 yang membela wilayah udara nasional di wilayah Moskow, exclave Baltik di Kaliningrad, dan Distrik Militer Timur. Senjata ini juga telah dibeli oleh China dan Turki. Sedangkan India sedang dalam proses penantian pengiriman.
"Selama tugas tempur mereka, mereka mendeteksi dan menyerang rudal target yang mensimulasikan senjata serangan udara modern dan masa depan musuh," lanjut pernyataan militer.
Sistem S-400 dikembangkan oleh Almaz Central Design Bureau of Russia. Sistem baru ini menggantikan sistem pertahanan udara S-300P dan S-200 Angkatan Darat Rusia.
S-400 dikembangkan sebagai upgrade dari seri sistem S-300 dan mulai memasuki layanan militer pada April 2007.
Rusia membentuk empat resimen S-400 yang membela wilayah udara nasional di wilayah Moskow, exclave Baltik di Kaliningrad, dan Distrik Militer Timur. Senjata ini juga telah dibeli oleh China dan Turki. Sedangkan India sedang dalam proses penantian pengiriman.
(nun)
Lihat Juga :